Tag: Vicky lumentut

Fokus Berantas Covid-19, Wali Kota Manado Giatkan Gerakan 4 M

Wali Kota Dr. GS Vicky Lumentut (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Selalu menampilkan semangat yang membara, penuh senyum dan energik, Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut turun temui masyarakat. GSVL begitu Vicky Lumentut akrab disapa, tidak sekedar berkampanye melawan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melalui sosialisasi berkeliling Manado. Lebih dari itu, turun ke rumah-rumah warga juga dilakukannya, selain aktif memanfaatkan media massa untuk mengajak masyarakat memberantas Covid-19.

Setelah beberapa metode kreatif, pola komunikasi, pendekatan dan himbauan dilakukan Wali Kota Manado 2 periode ini. Kamis (22/10/2020), saat diwawancarai GSVL menyampaikan pentingnya masyarakat mendukung pemerintah dalam menjalankan program 4 M. Gerakan 4 M, yang dimaksud ialah Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menjauhi kerumunan.

”Ayo bergandengan tangan kita bersatu menyukseskan gerakan 4 M. Dengan serius, kompak dan intensif dilakukan, tentu penularan Corona Virus akan dapat diatasi. Saya optimis ketika semua elemen masyarakat Kota Manado secara sadar Menggunakan masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menjauhi kerumunan dengan otomatis penyebaran Corona dapat dihambat. Mari jaga diri dan keluarga dari Covid-19 dengan menerapkan 4 M,” kata GSVL, suami tercinta calon Wali Kota Manado, Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene ini.

Ditambahkannya lagi bahwa berdampingan dengan Corona merupakan sebuah kebiasaan baru (new normal) sehingga hidup disiplin dan beradaptasi dengan situasi menjadi penting dilakukan masyarakat Kota Manado. Wali Kota yang pernah menjadi Ketua Umum dari seluruh Wali Kota yang ada di Indonesia (APEKSI), itu tak henti-hentinya mengingatkan dan mengajak masyarakatnya bersatu-padu mendorong pembangunan di Kota Manado tercinta.

”Kondisi yang dihadapi bangsa Indonesia tidak mudah. Kita semua sedang kesulitan, terlebih masyarakat di era pandemi Covid-19. Tapi tak boleh kita putus asa menghadapinya. Harus dengan semangat juang tinggi kita berdampingan dengan era kenormalan baru. Yaitu kita harus mengikuti protokol kesehatan. Para pegawai di jajaran pemerintah Kota Manado saya harapkan menjadi teladan dalam menerapkan kepatuhannya terhadap protokol kesehatan Covid-19,” ujar GSVL menutup.

(*/Amas)

Soal Pinjaman PEN, Wali Kota Vicky Lumentut Menunggu Sikap DPRD Manado

Dr. GS Vicky Lumentut (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Dinamika di DPRD Manado akhir-akhir ini menjadi pusat perhatian masyarakat. Hingga Jumat (16/10/2020) kemarin, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado belum juga membahas KUA PPAS Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2020.

Seperti diketahui, bahwa belum tercapainya pembahasan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Manado disebabkan keingginan sebagian personil banggar untuk mengeluarkan anggaran PEN 300 Milyar dari draft KUA PPAS APBD Perubahan.

Terkait dengan masuknya anggaran PEN dalam postur APBD Perubahan Kota Manado Tahun 2020, Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut saat berdiskusi dengan Komunitas Siap Bersatu Pria/Kaum Bapa GMIM yang terdiri dari pimpinan dan anggota P/KB Jemaat dan Wilayah di kawasan Malalayang pada Sabtu 17/10 menjelaskan posisi awal hingga proses pengembalian pinjaman dana PEN.

“Saya telah berdiskusi dengan pihak manajemen PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero), salah satu BUMN pada Kementrian Keuangan yang mendapat mandat mengelola stimulus pinjaman investasi daerah pada sekitar pertengahan tahun. Pihak PT SMI saat berdiskusi menjelaskan dananya PEN yang mereka kelola terbatas, tidak semua kabupaten kota bisa dapat. Saya ajukan permintaan kalau Manado bisa dapat, mereka minta segera masukkan,” ujar Wali Kota Manado yang pernah memimpin APEKSI tersebut.

Ditambahkannya lagi, dirinya menjelaskan harus bicara dengan DPRD lagi. Tapi PT SMI menjelaskan, kali ini kebijakan nasional Pak Presiden karena situasi yang mendesak, pemulihan ekonomi tanpa ada persetujuan DPRD bisa diambil, tinggal kabupaten/kota atau provinsi laporkan saja yang diminta bantuan/pinjaman. Tidak perlu ada persetujuan lebih dahulu dapat diajukan, nanti mereka setuju, nanti laporkan ke DPRD.

“Saya kemudian mengajukan jumlah 300 M dengan 258 Milyar untuk menyeimbangkan postur APBD yang sempat pincang dan yang hilang terpangkas akibat refocusing dan relokasi anggaran. Kemudian sisanya diperuntukkan bagi dana-dana yang harus kita cari untuk lansia, THL, dan lain-lain. Itulah yang kami masukkan ke APBD Perubahan. Ketika dimasukkan ke DPRD, dana ini masih diproses di Jakarta administrasinya,” tutur Vicky Lumentut yang juga Ketua Partai NasDem Kota Manado itu.

Sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2020 yang telah diperbarui dengan Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2020, tambah Vicky Lumentut, posisi Pemerintah hanya memberitahukan ke DPRD paling lambat 5 (lima) hari setelah pengajuan permohonan ke PT SMI.

“Berdasarkan regulasi, baik dalam Peraturan Pemerintah maupun ketentuan teknis dalam Peraturan Menteri Keuangan atau PMK, koordinasi dengan DPRD tidak harus dengan persetujuan. Cukup dilaporkan. Tapi niat baik saya dan menghargai kelembagaan DPRD, usulan tersebut dimasukkan dalam APBD Perubahan dan laporkan, supaya mereka (anggota DPRD) tahu. Mungkin karena proses ini bersamaan dengan kontestasi politik, banyak yang ikut memberi sudut pandang politis. Padahal Provinsi Sulut juga ikut mengajukan 1.2 Trilyun dana PEN,” kata Wali Kota murah senyum itu.

Tak hanya itu, Wali Kota Manado visioner itu mengaku tidak tahu bagaimana Anggota di DPRD Manado seperti mengulur waktu, diputar-putar, digoreng-goreng, dipikirnya ada sesuatu yang akan diambil Wali Kota disitu, padahal upaya ke SMI merupakan terobosan untuk memenuhi kebutuhan pemerintah Kota Manado terhadap program dan kegiatan. Wali Kota mendoronh dan telah mencontohkan sikap transparan dalam prosedur yang dilaluinya.

“Anda buka dan cari tahu isinya. Tapi pihak DPRD bersikeras kalau tidak mau bahas kalau PEN tidak dikeluarkan. Nah kalau saya keluarkan itu, berarti THL yang 60M tidak ada dana. Lansia juga yang mau dibutuhkan akan ada masalah, termasuk dana duka, dan insentif rohaniwan. Sampai kemarin, mereka masih terus meminta supaya PEN itu dicabut dari rancangan. Saya bilang boleh, tapi karena saya sampaikan resmi, maka respons sikapnya jangan hanya mengajukan pendapat pribadi, harus dijawab secara resmi kelembagaan kalau benar dana ini ditolak dalam penerimaan daerah pada APBD Perubahan 2020. Sikap resmi DPRD bahwa dana ini ditolak, saya tunggu supaya saya bisa dipertanggungjawabkan,” tutur Vicky Lumentut.

Administrasi Pemerintahan kita harus dibangun secara baik, lanjut Vicky Lumentut, dan harus dalam kerangka formal, jangan verbal.

“Saya masih menunggu karena sampai hari ini belum ada sikap resmi penolakan secara tertulis. Tetapi dalam praktiknya dengan belum dibahas ada indikasi penolakan. Kita tunggu saja sikap kelembagaan DPRD Kota Manado,” kata GSVL, Wali Kota Manado 2 periode itu.

Khusus kepada para THL yang bekerja di 53 Perangkat Daerah, Wali Kota GSVL menyampaikan permohonan maaf karena pembayaran honor masih tertunda.

“Saya mohon maaf kepada THL kalau pembayaran honor mereka masih tertunda karena kita belum dapatkan legitimasi untuk menyalurkan itu. Sampaikan salam dan hormat saya untuk mereka, titip juga pesan dan mohon dukungan doanya karena sampai hari ini saya masih berjuang untuk itu;” jelas GSVL menutup.

(*/Amas)

Pacu Kinerja Meski Pandemi, Suami JPAR Terus Berbagi Bansos

Pemimpin yang tulus, GSVL menyerahkan Bansos (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) tak menyurutkan semangat Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut untuk berbagi pada masyarakatnya tercinta. Wali Kota Manado 2 periode ini didampingi Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Manado, Sammy Kaawoan, turun melakukan pembagian bantuan sosial (Bansos) secara langsung, Rabu (14/10/2020).

Bertempat di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi Manado, GSVL begitu sapaan akrab Vicky Lumentut menyasar para pekerja Harian yang berada di Bandar Samrat. Wali Kota yang murah senyum ini saat diwawancarai Suluttoday.com, menyampaikan kegembiraannya saat berbagi bersama masyarakat. Menurut GSVL waktu dan kerja yang diberikan tersebut merupakan komitmennya mencintai warga Manado, tanpa membeda-bedakan.

”Tentu ini adalah kebahagiaan tersendiri saat kita berbagi bersama masyarakat. Pemerintah Kota Manado selalu ada di tengah-tengah masyarakat. Di musim pandemi Covid-19, malah kita hadir memenuhi kebutuhan masyarakat. Kepedulian yang dilakukan ini semata-mata untuk kesejahteraan serta pelayanan terbaik bagi semua masyarakat Kota Manado, tanpa diskriminasi,” ujar GSVL yang juga mantan Ketua APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) ini, Rabu (14/10/2020).

Wali Kota GS Vicky Lumentut saat menyerahkan Bansos (Foto Istimewa)

Suami tercinta dari JPAR (Julyeta Paulina Amelia Runtuwene), yang juga calon Wali Kota Manado itu berharap agar masyarakat terbantu dalam mencukupi hidupnya di tengah bencana non-alam, dengan bantuan sosial yang disalurkan. Lanjut GSVL tak lupa mengajak masyarakat Kota Manado agar tetap mematuhi protokol kesehatan, agar peran aktif memutus mata rantai penularan Covid-19 berjalan secara efektif.

”Semoga bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Bansos ini untuk wargaku yang terdampak Covid-19. Terlebih para pekerja atau karyawan tenaga harian yang bekerja di Bandara Sam Ratulangi Manado, untuk dapat memanfaatkan bantuan yang disalurkan. Selain itu, saya juga mengajak kita semua untuk jangan bosan-bosannya hidup dengan situasi kenormalan baru (new normal). Ayo gunakan masker, menjaga jarak, pakai hand sanitizer, ikuti protokol kesehatan. Agar kita terhindar dari bayaha Covid-19,” kata GSVL menutup.

Penerima Bansos begitu bergembira (Foto Istimewa)

Untuk diketahui, penyaluran Bansos pemerintah Kota Manado ini dipimpin langsung Wali Kota Manado GSVL dan ratusan tenaga harian lepas di Bandara Samrat menerima Bansos tersebut. Kegiatan bagi-bagi Bansos ini disaksikan General Manajer P T Angkasa Pura I dan Branch Manajer Angkasa Pura Suport bersama Camat Mapanget, Robert Dauhan.

(*/Amas)

Di Tengah Demo Tolak Omnibus Law, GSVL Salurkan Bansos untuk Buruh Pelabuhan

Wali Kota GSVL menyerahkan bansos kepada buruh (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Walau gelombang demo terhadap Undang-Undang (UU) Omnibus Law, terlebih UU Cipta Kerja yang alot dilakukan para Buruh. Pemerintah Kota yang langsung dipimpin Wali Kota, Dr. Ir. G.S Vicky Lumentut, Sabtu (10/10/2020) malah fokus membantu buruh. Kembali GSVL begitu Vicky Lumentut akrab disapa menyalurkan bantuan sosial bagi buruh Kota Manado yang terdampak Covid-19.

Dalam penyaluran ini, Vicky Lumentut mengatakan, para buruh di Pelabuhan adalah suatu komponen masyarakat yang paling merasakan dampak dari mewabahnya covid-19, sehingga pemerintah hadir ditengah – tengah mereka untuk memberikan bantuan.

”Bantuan yang disalurkan imi untuk meringankan beban masyarakat kota Manado atas terjadinya pandemi covid-19 yang terjadi sampai saat ini,” kata GSVL yang juga mantan Ketua Umum APEKSI itu.

Tidak hanya itu, Vicky Lumentut berharap bantuan dari pemerintah ini dapat sedikit meringankan beban para buruh yang dalam beberapa bulan ini penghasilannya mengalami penurunan secara drastis.

Penyerahan bantuan untuk para buruh (Foto Istimewa)

”Dalam situasi pandemi memang tidak mudah tantangan yang kita hadapi, terlebih masyarakat. Tapi kita semua harus sabar dan kuat menghadapinya. Pemerintah akan memberikan bantuan kepada masyarakat, terutama yang paling terdampak karena wabah ini, sebisa mungkin kita akan membantu sesuai dengan kemampuan kita,” kata Wali Kota GSVL.

Wali Kota menambahkan, bahwa buruh di Pelabuhan Manado memang merupakan pihak yang paling merasakan dampak covid-19. Bagaimana tidak, ada pembatasan angkutan laut dan kita berharap keadaan akan kembali normal dalam fase adaptasi kebiasaan baru saat ini, dengan melakukan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

”Karena kesehatan pulih, ekonomi masyarakat akan bangkit. Mari sama – sama kita menjalankan dengan disiplin protokol kesehatan yang berlaku saat ini,” ujar Wali Kota.

Seperti diketahui, penyaluran bantuan oleh Wali Kota GSVL didampingi oleh Kadis Sosial dan Pemberdayaan Masyarkaat Kota Manado, Drs Sammy Kaawoan, MAP.

(*/Redaksi)

Ketum PB HMI Silaturahmi Bersama Wali Kota Manado

Wali Kota Manado dan Ketum PB HMI saat berdikusi (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Setelah melakukan prosesi pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado, Sabtu (3/10/2020) di Kantor Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Sulawesi Utara (Sulut) yang beralamat di Tikala Kota Manado, Ketua Umum Pengurus Besar (PB) HMI, Affandi Ismail, S.Pd.,M.Pd.,MA.,M.Ud melakukan silaturahmi dengan Wali Kota Manado, Dr. Ir. GS Vicky Lumentut, SH.,M.Si.,DEA.

Silaturahmi yang dilakukan di kediaman pribadi Wali Kota Manado 2 periode itu berlangsung di Kecamatan Malalayang, Senin (5/10/2020) pagi, berjalan akrab. Wali Kota menyambut baik kedatangan Ketum PB HMI bersama jajarannya dan Ketua Umum, Sekretaris Umum sekaligus Bendahara Umum HMI Cabang Manado. Menurut Wali Kota yang juga Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ini, kontribusi HMI untuk bangsa, termasuk pembangunan di Kota Manado selalu ditunjukkan dengan partisipasi dalam pembangunan, mewujudkan kerukunan dan memberi pencerahan bagi publik.

”Terima kasih atas kehadiran Ketua Umum PB HMI yang berkenan bersilaturahmi di Manado, dan melakukan diskusi. Pemikiran kritis, jejaring dan kontribusi HMI untuk Indonesia tak bisa dihindarkan lagi. Begitu pula di Kota Manado, generasi muda yang merupakan potret kaum intelektual di HMI telah bersinergi dalam pembangunan di Kota Manado. Menjaga kerukunan dan toleransi, ditunjukkan HMI Cabang Manado dengan pergaulan saling menghormati, hidup berdampingan dalam keberagaman. Mari kita terus mendorong pembangunan berkelanjutan. Manado merupakan rumah besar kita semua, ayo kita majukan Manado,” ujar GSVL sapaan akrab Vicky Lumentut.

Sementara itu, Affandi Ismail dalam silaturahmi tersebut memberi apresiasi atas pandangan-pandangan dan sejumlah terobosan yang dilakukan Wali Kota Manado. Ketum PB HMI yang merupakan jebolan HMI Cabang Makassar itu menyebut bahwa HMI sebagai organisasi yang mencetak kader-kader unggulan harus menjalankan tanggung jawab sosialnya, menyampaikan kritik yang solutif. HMI dan pemerintah akan terus bermitra dalam menggenjot pembangunan kesejahteraan masyarakat.

Salam kompak majukan Manado (Foto Suluttoday.com)

”Dalam peningkatan kesadaran paradigmatik, intelektualitas kader-kader HMI tak perlu diragukan lagi. Saya salut dan bangga melihat pemaparan Pak Wali Kota Manado yang berbuat banyak hal demi menjaga keutuhan masyarakat Kota Manado. Manado yang plural ini mampu dibangun dengan baik tanpa sekat dan diskriminasi. Teman-teman HMI Cabang Manado saya minta agar terus menjaga hubungan baik, berikan masukan dan solusi-solusi cerdas demi kemajuan Kota Manado, bantu Pak Wali Kota Dr. GS Vicky Lumentut bangun Manado,” kata Affandi.

Silaturahmi yang penuh kekeluargaan itu juga dihadiri Amas Mahmud, Sekretaris DPD KNI Manado yang juga alumni HMI Cabang Manado. Diskusi yang dinamis melingkupi berbagai hal terkait pembangunan dibicarakan. Langkah strategis Wali Kota Manado, kemudian cara-cara pelibatan elemen masyarakat dalam pembangunan yang dilakukan Wali Kota GSVL juga menjadi tema diskusi. Tak hanya itu, Wali Kota mengajak HMI Cabang Manado agar sama-sama mengingatkan masyarakat untuk hidup sehat, mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Melawan penyebaran COVID-19, tambah GSVL adalah pekerjaan utama yang tengah dilakukan pemerintah Kota Manado saat ini.

(*/Am)

iklan1