Tag: Vicky lumentut

Bersama Kadis Sosial, Wali Kota Manado Door to Door di Bunaken Kepulauan

Wali Kota GSVL saat penyerahan Bansos (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Tahapan penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) Tahap dua yang dilakukan pemerintah Kota Manado resmi dilaksanakan, Jumat (10/7/2020). Seperti terinformasi dari Bagian Pemerintahan Humas Pemkot Manado, disebutkan bahwa Bunaken Kepulauan menjadi Kecamatan pertama mendapatkan melulai menyalurkan bantuan tahap dua bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Manado, Jumat (10/7/2020).

Menggunakan jet ski, Wali Kota, DR. Vicky Lumentut, dan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdyaan Masyarakat Kota Manado, Drs. Sammy Kaawoan, M.Si, beserta rombongan membawa langsung bantuan ke Kecamatan Bunaken Kepulauan. Di Kelurahan Manado Tua I, Walikota mengatakan Bunaken Kepulauan menjadi kecamatan pertama yang mendapat bantuan tahap dua.

Warga antusias menerima bantuan (Foto Istimewa)

Di Kelurahan Manado Tua I, Wali Kota Manado mengatakan Bunaken Kepulauan menjadi kecamatan pertama yang mendapat bantuan tahap dua.

“Ada 1.425 bantuan yang kami bawa ke kecamatan ini, nantinya bantuan akan disalurkan secara door to door oleh kepala lingkungan mengikuti protap kesehatan,” kata GSVL sapaan akrab Wali Kota Manado dua periode ini.

(*/Bung Amas)

Manado Terima WTP, Wali Kota GSVL Sebut Hadiah di Masa Sulit

Wali Kota GSVL dan Ketua DPRD Manado saat menerima penghargaan WTP (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Proses penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), kali ini berbeda suasananya. Senin (11/5/2020), kesempatan ini membawa kabar gembira bagi warga Kota Manado, dimana pemerintah Kota Manado kembali mendapatkan penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan yang biasanya dilaksanakan di Kantor BPK RI Wilayah Sulut, kini karena Virus Corona (Covid-19) dilakukan melalui pertemuan daring. Semua prosesinya dilalui dengan rapat zoom, dimana para Bupati/Wali Kota yang ada di Sulut mengikuti di kantor Bupati dan kantor Wali Kota masing-masing.

Wali Kota Manado, DR. GS Vicky Lumentut yang diberikan kesempatan menyampaikan sambutan karena juga menerima WTP menyampaikan beberapa hal penting. Tak lupa, GSVL begitu Wali Kota Manado dua periode ini akrab disapa menuturkan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi sehingga Manado dan Kabupaten/Kota lainnya mendapatkan hasil yang maksimal.

“Terima kasih atas kesempatan yang berharga ini, saya mewakili Bupati dan Wali Kota se-Salawesi Utara untuk menyampaikan sambutan. Pencapaian ini tidak lain adalah dukungan dari BPK Sulawesi Utara yang selalu memberi bimbingan. Kiranya ini hadiah terbaik di tengah masa sulit kepada warga Kota Manado,” ujar GSVL sambil menambahkan bahwa WTP mencatatkan sejarah bagi pembangunan di Manado.

Wali Kota GSVL dan Ketua DPRD Manado, menandatangani berita acara (Foto Suluttoday.com)

Wali Kota Manado yang juga mantan Sekretaris Daerah Kota Manado ini menyampaikan bahwa akan terus menjaga komitmen dan spirit kerja. Lebih khusus dalam soal pengelolaan keuangan yang berkualitas dan transparan. GSVL juga berterima kasih kepada Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, SE yang selalu setia memberi bimbingan kepada pemerintah Kabupaten/Kota se-Sulut.

“Kami berkomitmen melakukan perubahan demi tata kelola keuangan yang lebih baik. Gubernur dan Wakil Gubernur yang selalu mendorong kami agar profesional melakukan pengelolaan keuangan yang akuntabel, kami sampaikan banyak terima kasih. Semoga Tuhan menolong kita semua, dan jauhkan kita dari bahaya Covid-19, selalu disehatkan,” kata GSVL di Pendopo Kantor Wali Kota Manado yang didampingi Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan, SE dan Ketua DPRD Manado, Aaltje Dondokambey.

Untuk diketahui, setelah sambutan Wali Kota Manado juga dilajutkan dengan sambutan Wali Kota Kotamubagu, Yasti Supredjo Mokoagouw, dan kemudian sambutan dari Gubernur Sulut.

(*/Bung Amas)

66.845 Kepala Keluarga Akan Menerima Bantuan, Pemkot Manado Mulai Action

Penyerahan bantuan secara simbolis dari Wali Kota Manado kepada Camat Malalayang (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota Manado akhirnya mempercepat penyaluran Bantuan sosial (bansos). Jumat (24/4/2020) Pemerintah Kota Manado dalam penanggulangan wabah corona virus disease (Covid-19), mendistribusikan bantuan yang telah dinanti-nanti masyarakat tersebut.

Seperti disampaikan Bagian Pemerintahan dan Humas Kota Manado, bahwa Wali Kota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, memastikan, sebanyak 66.845 Kepala Keluarga di Kota Manado akan menerima bansos ini, di luar penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako nasional.

”Penyaluran kebutuhan pokok dari Pemkot Manado untuk keluarga terdampak Covid-19, yakni warga ber-KTP Kota Manado. Setelah diverifikasi dan validasi melalui pengumuman lewat pengeras suara tentang nama-nama calon penerima bantuan di setiap lingkungan (504 lingkungan), maka jumlah penerima terjaring sebanyak 66.845 KK. Data ini di luar penerima bantuan PKH dan BPNT atau sembako Nasional,” ujar Wali Kota.

Adapun alur pendistribusian akan dilakukan secara bertahap, dilepas dari gedung Youth Center Kawasan Megamas, menuju ke Kantor Lurah, dan selanjutnya oleh petugas lingkungan diantar langsung ke rumah penerima (door to door).

”Selanjutnya Tim Kecamatan, yakni Camat, Kapolsek dan Danramil, memantau langsung penyaluran di Kecamatan. Kemudian Tim Kelurahan yakni Lurah, Babinsa dan Babinkamtibmas memantau penyaluran di lingkungan dalam wilayah kelurahan, untuk memastikan bantuan tiba tepat sasaran,” ujar GSVL sapaan akrab Ketua Dewan Pengawas Apeksi ini.

Selain itu, Wali Kota Manado dua periode ini berharap pendistribusian bansos ini dipantau langsung oleh Forkompimda Kota Manado, masing-masing Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Danlanudari, Kajati, dan Kepala Pengadilan Negeri.

”Tuhan berkati semua usaha dan kerja kita untuk rakyat, khususnya upaya lawan Covid-19. Salam sehat,” kata Wali Kota GSVL.

Untuk diketahui, paket kebutuhan pokok yang akan disalurkan terdiri dari Beras 10
Kilogram, Mie Instan 10 Bungkus, Ikan kaleng 10 Kaleng, Gula Pasir 2 Kilogram, Kopi 3 Bungkus (@50 gram).

(*/Bung Amas)

Perempuan Pekerja Keras, SSK Doakan Pemerintah Sulawesi Utara Ditengah Covid-19

Sonya Selviana Kembuan (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Publik akan terpukau dan bahkan terharu kalau membaca secara satu per satu sepak terjang dari Sonya Selviana Kembuan atau yang akrab disapa SSK. Perempuan pekerja keras yang kini sukses membangun bisnisnya itu ternyata meniti karir dari bawah. SKK kini didambakan masyarakat Kota Manado agar maju sebagai calon Wali Kota Manado, membangun daerahnya tercinta.

Redaksi Suluttoday.com mendapati jejak postingan SSK melalui Akun Facebooknya, Sabtu (18/4/2020). Dalam untaian komentar yang relatif panjang itu, SSK memberikan penghormatan terhadap pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), serta memberikan dukungannya kepada pemerintah daerah ini. Tidak hanya itu, SSK mengajak masyarakat pada suasana keakraban yang nyaman dalam tulisannya.

Tulisan SSK dikutip secara umum sebagaimana berada dalam halam ini. SSK menyebut dirinya akan mendukung sepenuhnya program pemerintah Provinsi Sulut maupun Kota Manado yang sedang giat bekerja bagi kepentingan dan nasib hidup masyarakat. Dibawah ini, postingan tulisan SSK.

Salam sejahtera bagi kita semua, Assalammualaikum WR Wb, namo budaya, om santi santi om, salam kebajikan.

Saudara-saudaraku warga Manado terkasih, tak terasa waktu terus berjalan dan bencana pandemi corona ini semakin membuat kita semua berada dalam situasi dan kondisi sulit. Saya yakin banyak saudara-saudari kita yang mengalami kesulitan mencari nafkah karena mereka harus ”stay at home” atau berdiam diri dalam rumah.

Saya sebagai anak yang lahir dari keluarga sederhana sangat memahami hal ini. Saya pernah merasakan bagaimana sulitnya hidup kami dahulu karena ayah saya mencari nafkah sehari hanya bisa untuk makan sehari dan kalau lagi beruntung ayah saya bisa menabung untuk biaya pendidikan anak-anaknya termasuk saya.

Saya rasa perasaan yang saya dan keluarga rasakan dulu tidak beda dengan yang dialami oleh sebagian besar masyarakat Manado sekarang ini. Rasa was-was, takut dan putus asa pasti berkecamuk dihati dan pikiran saudara-saudari. Namun cobaan ini janganlah membuat kita putus asa sebab Tuhan tidak akan menguji kita di luar kemampuan kita, yakinlah itu. Teruslah kita berdoa agar bencana Pandemi Covid-19 ini cepat berlalu dan tetap mentaati anjuran pemerintah untuk tinggal di rumah.

Untuk menghadapi situasi sulit kami keluarga selalu berdoa bersama dan doa itu hampir selalu kami sekeluarga ucapkan. Inilah sumber harapan dan kekuatan keluarga. Sepanjang hidup sampai sekarang tiada hari tanpa berdoa dan ini salah satu harta peninggalan berharga dari keluarga saya. Kini dalam situasi sulit sama seperti orang katolik lainnya saya tidak lupa juga berdoa Novena kepada Bunda Maria.

Salah satu doa sejak kecil diajarkan mami dan papi saya kepada kami anak-anaknya yang setiap kali saya bacakan dan kini saya bisa bagikan untuk saudara-saudariku sekalian.

“Ya Tuhan biarlah semua nikmat makanan, pakaian, uang dan perhiasan dikurangkan kepada kami. Namun kami mohon janganlah Engkau kurangkan semangat kami, janganlah sampai patah semangat kami sebab berkat semangat dan kesehatan yang Engkau berikan membuat kami tetap mampu bangkit, berusaha dan berbahagia dalam segala kekurangan dan keterbatasan. Kami yakin Engkau tetap bersama kami dan memberkati selalu”. Amin…

Doa singkat itulah yg membuat kami sekeluarga dapat bertahan dalam kesusahan. Saudara-saudariku yg saya cintai dengan segala kerendahan hati terimalah bantuan sembako yang saya siapkan. Tapi jangan anggap bantuan ini untuk merendahkan harga diri saudara-saudariku, tapi anggaplah ini sebagai talangan sebelum turun bantuan dari Pemerintah.

Ketipan doa dari SSK (Foto Suluttoday.com).jpg

Anggaplah pemberian ini dari kami keluarga, anggaplah saya sebagai bagian dari keluarga yang datang membantu dan bukan sebagai pribadi Sonya Selviana Kembuan. Jadikanlah saya sebagai keluarga dari bapak ibu sekalian dalam suka dan duka. Marilah kita mendoakan para pemimpin kita, Bapak Wali Kota Vicky Lumentut, Bapak Gubernur Olly Dondokambey, Ketua DPRD ibu Aaltje Dondokambey.

Serta seluruh wakil kita di DPRD Kota Manado dan juga Ketua DPRD Bapak Andre Angouw serta seluruh wakil kita di Propinsi Sulut, agar diberi kesehatan serta pemikiran yang jernih supaya dapat bekerja mempersiapkan bantuan utk saudara-saudari warga Manado. Janganlah kita cemooh atau bully para pemimpin kita sebab mereka juga bagian dari kita semua.

Mereka para pemimpin juga manusia biasa sehingga mereka juga butuh doa dan dukungan kita semua dalam bekerja. Akhirmya marilah kita semua tetap semangat bahu membahu, mendukung pemerintah kita, para anggota TNI-Polri dan saudara-saudari kita para tenaga medis yang mempertaruhkan hidup mereka untuk keselamatan kita dari bencana Virus Corona ini. Tuhan kiranya bersama kita dan memberkati kita selalu agar mampu melewati situasi dan kondisi sulit sekarang ini.

Terimakasih…

(*/Bung Amas)

Berduka Atas Matinya Nurani Wali Kota Manado, Warga Lakukan Demo

Sejumlah masyarakat saat berada di depan Kantor Wali Kota Manado (Foto Istimewa).jpg

MANADO, Suluttoday.com – Meminta pemerintah Kota Manado agar mempercepat bantuan social (Bansos), sejumlah warga Kota Manado, Rabu (15/4/2020) mendatangi Kantor Walikota Manado. Kedatangan warga kali ini dengan membawa spanduk yang bertuliskan Matinya Nurani Wali Kota Manado. Sebagai wujud dari protes mereka terhadap pemerintah Kota Manado.

Seperti disampaikan Faisal Salim, SE, selaku Koordinator Aksi menyebutkan bahwa di tengah warga Manado menghadapi Virus Corona (Covid-19) yang mengancam jiwa, pemerintah harusnya bergerak cepat. Menurutnya per hari ini, bantuan Bansos yang rencananya disalurkan pemerintah Kota Manado belum juga disalurkan ke masyarakat.

‘’Kami datang menyampaikan keprihatinan masyarakat. Dimana disaat warga dihimbau tak keluar rumah karena Covid-19, sementara pemerintah tidak menyalurkan bantauan sembako. Kita juga turut berduka atas matinya nurani Wali Kota Manado,’’ ujar Faisal yang juga Ketua DPD BM-PAN Kota Manado ini.

Demonstrasi sejumlah warga dengan membentangkan spanduk dan beberapa kertas karton bertuliskan kritik terhadap pemerintah Kota Manado itu berlokasi di depan Kantor Walikota Manado. Faisal menilai seharusnya pemerintah Kota Manado melalui Wali Kota GS Vicky Lumentut lebih gesit lagi merespon keluhan dan kerunduan masyarakat tentang bantuan sosial terhadap warga terdampak Covid-19.

Faisal Salim dan Gilang Ramadhan Hiola (Foto Istimewa).jpg

‘’Kehadiran kami di depan Kantor Wali Kota Manado ini tak lain adalah mau menyampaikan bahwa pemerintah Kota Manado terlalu lamban dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat. Pendataan sudah dilakukan beberapa Minggu lalu, namun sampai saat ini warga terdampak Covid-19 di Manado belum mendapatkan bantuan. Katanya kita dalam situasi darurat bencana Covid-19, kok respon pemerintah lambat sekali,’’ kata Faisal kepada sejumlah wartawan.

(*/Bung Amas)

iklan1