Tag: Victor Karundeng

Winangun Shooting Club Menggeliat

Perbakin Manado Berharap Ciptakan Atlet

Ketua Perbakin Manado membacakan SK (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pengcab Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Kota Manado ketambahan klub menembak. Jumat (23/2) lalu, Ketua Perbakin Kota Manado, Hans Tinangon, menyerahkan Surat Keputusan Nomor 04/SKEP/PENGKOT-MANADO/XII/2017 tentang, pengesahan kepengurusan WSC masa bhakti 2017-2019.

Tinangon mensahkan klub menembak Winangun Shooting Club (WSC) sekaligus menyerahkan Kartu Tanda Anggota (KTA) klub pada pengurus dan 50 anggota WSC, di Lapangan Tembak WSC Kelurahan Winangun Satu, Kecamatan Malalayang, Jumat (23/2/2018).

Dalam kegiatan tersebut hadir pula Lurah Winangun Satu Triana Almas, Ketua LPM dan enam kepala lingkungan. Ia berharap WSC bisa menghidupkan olahraga tembak dan menciptakan atlet demi mengharumkan nama Sulut khususnya Kota Manado. Bertambahnya klub tembak di Manado dapat memberikan citra positif organisasi.

“Anggota WSC jangan hanya sekedar latihan menembak. Tetapi saya harapkan bisa melahirkan bibit-bibit atlet menembak untuk mengikuti perlombaan nasional maupun internasional,” harap Tinangon. Dikatakan Tinangon, klub menembak yang resmi terdaftar di Perbakin Manado sebanyak 12 club. “Sampai saat ini sudah ada 12 club yang resmi terdaftar termasuk WSC,” tandasnya. (don)

Susunan pengurus WSC : Pelindung: Kompol Farly Rewur Penasehat: Roger Mamesah Ketua : Victor Karundeng SE Wakil Ketua : Yeheskiel Manoppo S.I.Kom Sekertaris : dr. Yusuf Nainggolan Bendahara : Yulia Walandouw Bidang Organisasi: – Eddy Lumoindong – Fernando Rarung Bidang Berburu: – Frangky Manoppo – Herry Lumoindong Bidang Reaksi: – Rubby Lasut – Bobby Rambing Bidang Sasaran: – Edwin Popal – Donny Rambi.

Wali Kota Manado Perintahkan BPBD Pasang Peringatan

Wali Kota Manado, GSVL saat turun langsung ke Posko pencarian korban (Foto Ist)

Wali Kota Manado, GSVL saat turun langsung ke Posko pencarian korban (Foto Ist)

MANADO – Pemerintah Kota (Pemkot) Manado terhadap dua dari tiga korban hilang terseret arus deras muara sungai Sario dan perairan pantai Boulevard, Kecamatan Sario, tak pernah berhenti. Meski telah lima hari hilang, namun Wali Kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA terus memantau perkembangan dari upaya pencarian korban Reynaldo Kawulusan (10) dan Yohanes Pangemanan (12), Kamis (9/2/2017) belum lama ini.

Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini memberikan semangat bagi tim penyelamat gabungan yang terdiri dari Badan Search and Resque Nasional (BASARNAS) Kota Manado, Palang Merah Indonesia (PMI) Manado, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana) Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Manado, Komando Distrik Militer (Kodim) 1309 Manado, aparat pemerintah kecamatan dan kelurahan serta masyarakat sekitar.

“Kita semua berharap mudah-mudahan kedua korban dapat ditemukan. Memang, untuk melakukan pencarian tidak mudah karena kondisi laut yang berarus kuat,” tukas Wali Kota GSVL, didampingi Camat Sario Drs Victor Karundeng.

Menurutnya, musibah hilangnya tiga bocah akibat terseret arus muara sungai Sario lima hari lalu, menjadi pelajaran bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat angin kencang melanda Kota Manado.

“Ternyata kewaspadaan kita bukan hanya menghadapi banjir dan tanah longsor, tetapi juga perlu diawasi anak-anak kita agar jangan bermain di sungai ataupun pantai kalau sedang angin kencang dan arus kuat. Peristiwa ini menjadi pelajaran bagi masyarakat dan kita semua, khususnya para orang tua agar tetap waspada,” papar GSVL dihadapan sejumlah wartawan.

Untuk memberi peringatan kepada warga agar waspada terutama di muara sungai dan tepi pantai yang dianggap berbahaya, dirinya menginstruksikan BPBD Kota Manado untuk mamasang tanda peringatan.

“Saya sudah perintahkan BPBD Kota Manado, untuk memasang tanda-tanda peringatan di tempat-tempat yang berbahaya ditepi pantai maupun ditepi sungai. Apalagi, kejadian seperti ini sudah berulang kali terjadi,” kata Wali Kota GSVL.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota GSVL berterima kasih kepada tim penyelamat yang telah menemukan Daniel Lamia (8) satu dari tiga anak yang hilang terseret arus serta terus bekerja mencari dua korban hilang lainnya.

“Terima kasih atas kerja keras tim gabungan yang berupaya dalam pencarian korban sampai hari keempat ini. Kita semua berharap dan berdoa agar kedua korban bisa ditemukan,” tutur Wali Kota GSVL seraya meminta instansi terkait untuk membantu keperluan yang dibutuhkan tim penyelamat gabungan.

Sementara itu, menurut keterangan Koordinator Posko Mayor M Purba, kondisi laut yang berarus kuat baik di permukaan dan dibawah laut menyulitkan pencarian.

“Memang kondisi cuaca seperti sekarang menyulitkan kami. Namun, kami akan terus menyisir kawasan ini,” ujarnya.(*/ST)

iklan1