Tag: wagub steven

Wagub Sulut Lantik 287 Pejabat Fungsional

Wagub mengajak budayakan budaya malu (FOTO Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Wakil Gubernur Sulut Drs. Steven Kandouw melantik ratusan Pejabat Fungsional Tertentu dilingkup Pemerintah Daerah Sulawesi Utara. Diihadapan 287 pejabat fungsional yang diambil sumpah tersebut tepatnya Ruang CJ Rantung Kantor Gubernur pada Kamis (7/2/2019) siang.

Wagub Kandouw menekankan tiga (3) hal penting terkait kinerja, yakni Dedikasi dan Loyalitas, Integritas, serta Prestasi. Wagub berharap agar semua PNS dan THL meningkatkan prestasi. Sebab, dalam penilaian kinerja, Pemprov Sulut menggunakan sistem Reward dan Punishment.

“Yang berprestasi akan diberikan reward atau penghargaan. Sedangkan yang tidak, akan dievaluasi kinerjanya,” ungkap Kandouw.

Sementara itu, Kepala BKD Sulut, Femmy Suluh menuturkan bahwa, pengambilan sumpah bagi tenaga fungsional seperti ini akan dilakukan tiap beberapa bulan “Tiap beberapa bulan akan ada lagi. Kalau tadi yang paling banyak guru, perawat, auditor dan tenaga fungsional lainnya,” singkat Suluh.(Cat)

Wagub Singgung SMK Expo Harus Libatkan Semua SMK

Wakil Gubernur Sulut, Steven OE Kandouw saat sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Drs Steven OE Kandouw membuka SMK Expo 2018 di Lapangan Parkir Manado Town Square I, Kamis (22/11/2018) siang. SMK Expo kali ini mengangkat tema revitalisasi SMK siap kerja menuju revolusi industri 4.0 diikuti sebanyak 14 SMK peserta baik negeri maupun swasta yang menampilkan produk unggulan mereka masing-masing.

Produk unggulan tersebut di bidang teknologi pariwisata, pertanian, kemaritiman dan industri kreatif. Kandouw mengatakan SMK Expo 2018 menjadi salah satu parameter pendidikan Sulut. Terbukti IPM (Indeks Pembangunan Manusia) Sulut mampu mencapai angka 71,05 atau lebih baik dari rata-rata nasional.

Keadaan ini harus dipertahankan bahkan ditingkatkan. Karenanya, Kandouw meminta SMK Expo pada tahun depan harus dikemas lebih baik dengan melibatkan semua SMK di Sulut. Karenanya, dia meminta SMK Expo dapat dibuat per cluster.

“Harusnya dibikin cluster. Seperti SMK di Minahasa Tenggara digabung dengan SMK di Minahasa Selatan, dan Tomohon digabung dengan Minahasa, agar bisa kelihatan mana yang terbaik dari yang terbaik, karena tidak dapat dipungkiri, SMK Expo itu jadi parameter, makanya harus dikemas lebih baik lagi, sekarang baru 14 SMK yang ikut, nanti harus lebih banyak lagi,” kata Kandouw.

Kandouw juga berharap kepada seluruh siswa SMK dapat memanfaatkan SMK Expo 2018 ini dengan baik sehingga memperoleh hasil yang maksimal dan membanggakan. Menurutnya, di era saat ini lulusan SMK memiliki keunggulan karena dianggap siap kerja. Meskipun demikian, Kandouw meminta seluruh pencari kerja dan tenaga kerja di Sulut mampu menunjukkan etos kerja.

“UMP Sulut tertinggi ketiga di Indonesia. Banyak tenaga skill di sini. Namun semuanya harus memiliki etos kerja agar hasilnya maksimal,” imbuh Kandouw.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sulut, Grace Punuh mengatakan SMK Expo pada tahun depan bakal dikemas lebih menarik sesuai arahan Wagub Kandouw.

”Terima kasih atas masukan dari Pak Wagub. Kami akan segera berbenah, dan tahun depan kegiatan serupa akan kami kemas secara berbeda dan lebih baik lagi serta melibatkan semua SMK sesuai instruksi Pak Wagub,” kata Punuh.

Usai sambutan, Kandouw yang didampingi Punuh dan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Sulut, Moodie Lumintang meninjau sejumlah stand SMK Expo. Kandouw juga menyerahkan secara simbolis 20 set alat musik kolintang untuk 20 sekolah di Sulut.(Cat)

Wagub Sulut Himbau Waspada di Jalur Rawan Longsor

Wagub Steven Kandouw memberi sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menghimbau masyarakat untuk mewaspadai curah hujan yang cukup tinggi memasuki pertengahan bulan November, Hal ini disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara, Steven Kandouw kepada wartawan Jumat (09/11/2018) di lobi kantor gubernur.

Wagub meminta masyarakat yang menggunakan transportasi darat untuk berhati-hati saat melintasi jalan atau jalur yang rawan longsor. Seperti diketahui jalur Manado-Tomohon, Manado-Amurang dan Tondano-Airmadidi merupakan jalur-jalur yang kerab terjadi longsor saat musim hujan.(Cat)

Wagub STEVEN: Modus di SKPD banyak Palsukan Tanda Tangan Pimpinan

Steven Kandouw (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Adanya pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)  di Pemprov Sulut,  sekaligus adanya dugaan pemalsuan tanda tangan pimpinan,  menjadi perhatian Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw, belum lama ini.

Dikatakan Kandouw,  banyak modus yang dilakukan bawahan di SKPD Pemprov saat ini termasuk memalsukan tanda tangan pimpinan,  sehingga itu harus diawaso agar laporan dan pertanggungjawaban bukan saja menjadi tanggungjawab pimpinan baik itu eselon 2 atau sekda tapi juga  pejabat eselon 4 yang membuat laporan tersebut.

Lanjut Kandouw,  integritas yang penting misallam kalau anggaran makan minum 200 orang maka haris demikian,  jangan dibuat menjadi 100 orang karena kalau menjadi temuan maka itu harus dibayar. Ditambahkan Kandouw,  hal seperti ini akan dilaporkan ke Gubernur sehingga pertanggungjawaban nanti bukan hanya pejabat eselon 2.

Namun dari bawa  juga wajib bertanggungjawab yakni eselon 4 juga, supaya kalau sudah ditangani aparat penegak hukum maka masuk tahanan bukan kadis atau kaban namun dari  bawa yakni pejabat eselon 4 yang membuat pertanggungjawaban. (Cat)

Wakil Gubernur Sulut Berharap Bemuan BPK Segera Ditindaklanjuti

Wagub Steven Kandouw memimpin rapat (Foto Ist)

MANADO – Menindaklanjuti temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Drs Steven  O.E Kandouw, Senin (17/7/2017) saat memimpin pertemuan dengan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dijajaran pemerintahan Provinsi Sulut. Kandouw yang didampingi Assisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Jhon Palandung bersama Assisten 3 Bidang Administrasi Umum Ir Roy  O Roring MS.i serta Inspektur Sulut Nixon W Watung juga memberikan sejumlah catatan perhatian kepada pimpinan SKPD

“Nah, bagi semua pihak terutama instansi terkait yang harus mengembalikan kerugian negara berdasarkan pemeriksaan BPK segera melaksanakan kewajibannya selama kurun waktu yang telah ditentukan,” kata Kandouw

Disampaikannya pula, setelah jangka waktu 60 hari berakhir pemerintah  melalui majelis tuntutan perbendaharaan dan tuntutan ganti rugi akan melaksanakan sidang untuk menetapkan langkah selanjutnya. Wagub Steven juga berharap kepada semua satuan kerja perangkat daerah serta pihak ketiga yang mendapat temuan dari BPK agar segera melunasi setoran kerugian dalam waktu yang sudah ditentukan.

“Saya berharap temuan BPK segera ditindaklanjuti melalui penyetoran ke kas negara dalam waktu yang ditetapkan agar tidak diproses secara hukum jangan ada gali lubang tutup lubang ” ujar Wagub Kandouw.

Untuk diketahui, rapat ini dengan agenda pemeriksaan dan Rapim Epra dengan Kepala kepala SKPD di Ruang Rapat lantai 3 Kantor Inspektorat Sulut. Wagub Steven menegaskan bahwa waktu melengkapi administrasi pengembalian kerugian negara yang diminta oleh BPK, kata Kandouw, setelah hasil pemeriksaan diterima pemerintah daerah waktu yang lalu sudah dekat. Mengenai pengembalian kerugian negara secara bertahap harus cepat  dilakukan oleh SKPD maupun pihak terkait,  batas waktu  pengembalian kerugian negara selama 60 hari  sesuai aturan dari BPK.(*/Ino)

iklan1