Tag: wali kota eman

Terkait TIFF 2017, Dinas Pertanian dan Perikanan Siap Perindah Wajah Kota

Float kendaraan hias dalam TIFF yang membutuhkan bunga segar (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Untuk mendukung program Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon sesuai Dedicate EMAS, diantaranya merubah wajah kota maka dalam rangka TIFF 2017, Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon akan melakukan penataan bunga di sepanjang jalan di Kota Tomohon seperti di beberapa titik gerbang masuk, sehingga wajah Tomohon sebagai kota bunga dapat diperindah. Disampaikan berbagai langkah positif telah dikonsepkan instansinya sehingga wajah kota bunga akan terlihat nyata bagi.masyarakat dan wisatawan.

“Kita akan siapkan ribuan pot untuk dekorasi, serta akan tata dan perbaharui untuk mengubah wajah kota dengan target penataan bunga di Kota Tomohon ini akan selesai akhir Juli 2017 sebelum gelaran iven TIFF 2017 maupun pengucapan syukur Tomohon supaya terlihat indah,” ujar Pontoh.

Dijelaskannya beberapa jenis bunga lain yang sudah dipersiapkan selain bunga Krisan adalah jenis bunga Sarang Gergaji sebanyak 2000 , Gomprena sebanyak 100, Marry Gold sebanyak 6100, Pikok sebanyak 8500, Gladiol sebanyak 1000, Sedap Malam sebanyak 500, Pikok Putih sebanyak 500, Sarang Ayam sebanyak 200, Krisan Pot sebanyak 1000, Marry Gold Pot sebanyak 1000, Pucuk Merah sebanyak 100, Anturium Lokal sebanyak 200, mawar sebanyak 1300 dan Pikok Ungu sebanyak 2000.

Terkait hal itu, Wali Kota Tomohon Jimmy F Eman SE Ak berpesan kepada seluruh masyarakat agar nantinya saat penataan bunga – bunga disepanjang jalan Tomohon telah selesai, dapat ikut merawatnya.

“Diharapkan agar masyarakat turut membantu menjaga dan melestarikan tanaman-tanaman yang menghiasi di sepanjang jalan, sehingga tetap terjaga dan terlihat indah, termasuk merawatnya,” kata Eman. (Stevy)

Tomohon Dipilih Salahsatu Kota Penerima Dana CSR PT Pegadaian

Kepala Cabang PT Pegadaian Manado ketika diterima Jimmy Eman dan Syerly Sompotan (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Kota Tomohon menjadi salahsatu penerima dana CSR dari BUMN, yakni PT Pegadaian. Hal ini terungkap pada pertemuan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak dan Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan bersama Edi Sarwono selaku Pemimpin Wilayah Kantor Pegadaian Manado di Rumah Dinas Walikota Tomohon, Selasa (16/5/2017).

Pertemuan diadakan untuk membahas proses bantuan dari BUMN ini. Untuk itu, Kota Tomohon mempersiapkan kegiatan pemanfaatan dana CSR melalui pencanangan rumah kreatif, pembangunan MCK, elektrifikasi rumah warga, pasar murah dan pemutaran film edukasi.

Selain itu pula, dibicarakan keterlibatan PT Pegadaian pada TIFF 2017 mendatang. Pihak pegadaian akan turut mengambil bagian untuk meramaikan iven internasional tersebut. Walikota dan Wakil Walikota Tomohon dalam pertemuan ini didampingi Sekretaris Daerah Kota Tomohon Ir Harold Lolowang MSc dan Kepala Dinas Sosial Kota Tomohon dr Jhon Lumopa. (Stevy)

Keserakahan Pengusaha Galian C Bakal Tinggalkan Bom Waktu

Dani Tular (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Praktek eksploitasi Kawasan Gunung Lokon Tomohon terkait operasional Galian C, makin merajalela. Pasalnya, penambangan material batu dan pasir tersebut bakal meninggalkan bom waktu bagi masyarakat sekitar kawasan itu, seperti Kinilow, Kakaskasen Satu, serta Kakaskasen Dua, maupun keseluruhan ekosistim lainnya.

Terkait hal itu, ternyata pihak Pemerintah Kota Tomohon tidak bisa berbuat apa-apa, sebab urusan pertambangan sudah menjadi kewenangan provinsi. Apalagi, setelah urusan pertambangan tersebut diambil alih provinsi, maka semua kebijakan dan keputusan berada di tangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

“Kondisi ini sangat riskan mengingat masyarakat Tomohon yang akan menjadi korban di masa mendatang. Apalagi, Gunung Lokon masih dalam status gunung api aktif. Karena itu, eksploitasi ini perlu disikapi oleh Pemerintah Kota Tomohon, masyarakat maupun aktifis lingkungan,” ungkap Dani Tular selaku Ketua LAKP2N Kota Tomohon.

Untuk itu, Tular berharap demi menjaga ekosistim lingkungan maka Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dapat bertindak bijaksana dengan mengendalikan eksploitasi pertambangan batu.”Ini menjadi tugas penting sehingga pengrusakan lingkungan dapat terkendali,” harap Tular. (Stevy)

Deklarasi Komitmen NKRI Sebagai Wujud Bela Negara di Tomohon, Diikuti Spontanitas Warga

Pawai komitmen bela negara dan NKRI harga mati dalam momentum Selaksa Merah Putih masyarakat Tomohon (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Komitmen masyarakat Kota Tomohon terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai wujud bela negara bergema dalam deklarasi bertajuk Selaksa Merah Putih Untuk Bela Negara dan NKRI Harga Mati berlangsung meriah dengan sikap spontanitas warga ikut serta pada pawai bersama, (12/5).

Diracik dalam bentuk jalan sehat dan start dari Kawasan Pusat Kota Tomohon dan finish di SMU Lokon St Nikolaus Tomohon ternyata melibatkan sekitar lima ribuan orang dari berbagai komponen masyarakat dengan membawa bendera merah putih, serta atribut lainnya yang bernuansa nilai – nilai kebangsaan serta yel – yel aksi bela negara mewarnai sekaligus menyemangati masyarakat pada momentum ini.

Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak didampingi Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan mengungkapkan kegiatan ini merupakan bentuk respon dari rakyat Kota Tomohon yang menyatakan cinta kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersifat final dan harga mati.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan semangat kebangsaan agar nilai-nilai Nasionalisme terus berkobar kepada seluruh masyarakat Kota Tomohon,” kata Eman.

Ditegaskannya, ungkapan bela negara yang digelorakan secara Nasional merupakan hal penting tentang Nasionalisme dan Patriotisme sebagai modal utama membela NKRI berdasarkan Pancasila.

“Sebab, jika bukan kita, maka siapa lagi. Untuk itu, perlu diapresiasi dan disampaikan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah terlibat dalam kegiatan ini,” kata Eman.

Sebelumnya, Toar Pangkey selaku Ketua Komisi Pemuda Sinode GMIM membacakan deklarasi masyarakat Kota Tomohon dalam bingkai NKRI dan ikut ditandatangani Wakil Wali Kota Tomohon bersama perwakilan unsur TNI, POLRI, tokoh agama, siswa, organisasi massa, serta masyarakat umum.

Diketahui, Wali Kota Tomohon telah turut menandatangani Deklarasi dalam kegiatan Aksi Bela Negara Provinsi Sulawesi Utara di Manado dihadapan Menteri Pertahanan RI Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu pada 3 Mei 2017 lalu bersama para pemimpin kabupaten/kota se Sulawesi Utara. (Stevy)

JFE Hadiri Koordinasi Kemaritiman Nasional

Jimmy Eman saat menyalami Jokowi di mementum koordinasi nasional kemaritiman (Foto Suluttoday.com)

TOMOHON – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak (JFE) ikut menghadiri rapat koordinasi nasional kemaritiman di Sasana Kriya Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta (4/5). Koordinasi Nasional Kemaritiman Tahun 2017 ini miliki tema “Indonesia Poros Maritim Dunia” yang berawal dari sumpah Palapa hingga Nawacita, dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo.

Dalam sambutannya, Jokowi menyampaikan beberapa hal diantaranya bahwa Indonesia selama ini memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar, namun belum mendapat perhatian serius sebab pengembangan riset serta ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang maritim atau kelautan masih sangat kurang.

Terkait hal itu, Presiden Jokowi mengharapkan ada terobosan atau lompatan besar dalam pengembangan dunia kemaritiman dan tidak lupa memberdayakan para nelayan melalui pendekatan iptek, untuk pengembangan perikanan. Sementara itu, kehadiran Pemerintah Kota Tomohon dalam acara ini adalah mendengarkan arahan Presiden RI sekaligus mengetahui kebijakan pemerintah di bidang kamaritiman.

“Secara kewilayahan Kota Tomohon memang tidak memiliki laut, namun sebagai bagian dari Sulawesi Utara, maka wajib dan harus mengetahui kebijakan nasional yang sifatnya strategis, termasuk di bidang kemaritiman atau kelautan. Apalagi Sulawesi Utara memiliki wilayah laut cukup luas, serta letak geografisnya berada di bibir pasifik,” ujar JFE.

Disampaikan pula, dengan mengetahui kebijakan – kebijakan nasional bidang maritim tersebut, akan sangat membantu pemerintah daerah dalam menentukan arah kebijakan termasuk peluang pengembangan pembangunan. (Stevy)

iklan1