Tag: wali kota gsvl

Demi Pembangunan RSUD, Wali Kota Manado Berjuang Tak Kenal Henti

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut didampingi Sekda Kota Manado Peter KB Assa (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Pemerintah Kota Manado terus mempercepat pembangunan fasilitas publik, diantaranya juga adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Selain menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).

Demi kepentingan tersebut, pemerintah Kota Manado mengajukan pinjaman kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Persero yang berkedudukan di Jakarta. Menindaklanjuti permohonan pinjaman ini, Senin (20/8/2018), Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut diundang PT SMI untuk mempresentasikan rencana penggunaan dana pinjaman sebesar Rp200 Milyar di Kantor SMI, gedung Sahid Sudirman Center, Jalan Sudirman Nomor 86 Jakarta Pusat.

“Kami pernah ada program yang namanya Universal Coverage atau UC yang memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit di Manado. Namun, kemudian sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat maka kami mengintegrasikan program UC kedalam program JKN/KIS yang dikelola Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Meski demikian, hingga kini kami masih memberikan subsidi kepada masyarakat kurang mampu dengan membayar iuran BPJS mereka melalui APBD Kota Manado,” ujar Wali Kota Vicky Lumentut.

Selanjutnya, Pemkot Manado kemudian secara bertahap membangun RSUD agar masyarakat Kota Manado terbantu secara penuh. Untuk menyelesaikan pembangunan RSUD tidak cukup hanya mengandalkan APBD Kota Manado semata. Atas petunjuk dan saran Presiden RI Joko Widodo agar daerah memanfaatkan PT SMI untuk membangun infrastruktur, Pemkot Manado akhirnya mengajukan permohonan ke PT SMI dengan persetujuan DPRD Manado.

“Rencananya, untuk pembangunan RSUD kami butuh dana 120 Milyar, 90 Milyar untuk pembangunan fisik sedangkan 30 Milyar untuk pengadaan alat kesehatan,” tutur Wali Kota Vicky Lumentut.

Dikatakan, untuk tahap awal pada akhir tahun 2018 ini, diharapkan PT SMI bisa menyetujui pinjaman sebesar Rp30 Milyar untuk digunakan dalam melengkapi fasilitas beberapa poli kesehatan yang sudah terbangun.

“Selanjutnya, untuk pinjaman tahun 2019 mendatang, kami akan lengkapi surat-surat yang diperlukan dan disyaratkan agar kita semua bisa tidur nyenyak,” kata Wali Kota Vicky Lumentut.

Untuk diketahui, presentasi Pemkot Manado ditutup dengan tanggapan dan saran dari perwakilan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Keuangan. Pada kesempatan ini, Wali Kota Mando dua periode ini didampingi Penjabat Sekretaris Daerah Kota Manado Peter KB Assa, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Manado Johnli Tamaka SE dan Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat Steven Runtuwene SSos.

Suasana berlangsungnya presentasi (FOTO Ist)

Wali Kota Vicky Lumentut memaparkan rencana Pemkot Manado untuk melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manado serta menata infrastruktur pasar tradisional. Dihadapan Direktur Pembiayaan Investasi PT SMI Edwin Syahruzad, dan perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri RI dan Kemenerian Keuangan RI, Walikota Vicky Lumentut msngatakan, sekarang ini Pemkot Manado tengah fokus untuk melanjutkan pembangunan RSUD.

Sebelumnya, Pemkot Manado pernah memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat Kota Manado melalui program Universal Coverage (UC). Namun, kebijakan pemerintah pusat agar program kesehatan di daerah diintegrasikan kedalam program Jaminan Kesehatan Nasional/Kartu Indonesia Sehat (JKN/KIS), maka program UC mengikuti petunjuk pemerintah pusat.(*/Redaksi)

GODBLESS SOFCAR VICKY LUMENTUT: Pelayanan Iman, Itu Tidak Bisa Ditolak

Wali Kota Manado, Godbless Sofcar Vicky Lumentut (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Minggu (15/10/2017), Wali Kota Manado Godbless Sofcar Vicky Lumentut, tidak hanya dalam urusan pemerintahan dan kemasyarakatan saja, tetapi juga dalam aktifitas kerohanian. Apalagi, sebagai warga Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) selain sebagai anggota Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) GMIM, juga terpilih sebagai Ketua Komisi Kategorial Pria Kaum Bapa (PKB) di Jemaat GMIM Elim Malalayang, jemaat dimana keluarga Lumentut Runtuwene berdomisi sekarang.

Terpilihnya GSVL begitu Wali Kota Manado dua periode ini akrab disapa sebagai calon Penatua di jemaat tersebut, setelah melalui mekanisme pemilihan Pelayan Khusus (Pelsus) dan pimpinan Komisi Kategorial BIPRA (Bapak, Ibu, Pemuda, Remaja, Anak) Periode 2018-2021 yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah pelayanan GMIM, Minggu (15/10) sore hingga malam.

“Saya bersyukur kepada Tuhan yang telah mempercayakan saya lewat anggota Pria Kaum Bapa di Jemaat GMIM Elim Malalayang menjadi calon ketua Komisi Pria Kaum Bapa di jemaat ini, dimana saya dan keluarga berdomisili sekarang. Kepercayaan ini tentunya mengandung tanggung jawab untuk melaksanakan panggilan Tuhan dalam tugas-tugas pelayanan. Dan sudah menjadi peggangan hidup saya, apabila soal pelayanan iman, itu tidak bisa ditolak dan dipermainkan tanggung-jawab yang diberikan. Untuk itu, semoga Roh Kudus bisa menaungi kita semua yang telah terpilih guna mengabdi dan berbuat bagi Kemuliaan Nama Tuhan Yesus Kristus,” ujar Wali Kota GSVL.

Menurutnya, jabatan sebagai Ketua Komisi PKB dilingkup pelayanan GMIM, bukanlah kali pertama. Sebelumnya, Wali Kota GSVL pernah menjadi Ketua PKB di Jemaat GMIM Sion Perak Sorong Pakowa, saat berdomisili di Kelurahan Pakowa, Kecamatan Wanea. Bahkan sempat menjabat Ketua Komisi PKB Wilayah Manado Tenggara.

“Sebagai anggota MPS GMIM, saya juga menyampaikan selamat kepada anggota jemaat yang terpilih sebagai Pelsus dan pimpinan Komisi Kategorial BIPRA di seluruh wilayah pelayanan GMIM,” kata pemimpin pilihan rakyat Manado itu.

Wali Kota GSVL, istri tercinta Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA yang juga Rektor Universitas Negeri Manado (UNIMA), terpilih sebagai Ketua Wanita Kaum Ibu (WKI) Jemaat GMIM Elim Malalayang. Dan tak hanya itu, putra tercinta Walikota GSVL yakni Christo Ivan Lumentut juga terpilih dan dipercayakan sebagai Ketua Pemuda GMIM Sion Perak Sorong.(*/TimST)

VICKY LUMENTUT: Pantai Malalayang, Tongkaina dan Bunaken Harus Bersih

DR GS Vicky Lumentut (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Semangat Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE untuk melakukan pembangunan di Kota Manado tidak pernah menurun tensinya, lihat saja bahkan dihari libur sekalipun kedua pemimpin Kota Manado ini tetap turun di lapangan. Wali Kota Manado, kepada Suluttoday.com menyampaikan khusus di sektor pariwisata memang kebersihan menjadi perhatian utama.

Diakui Wali Kota Manado dua periode ini bahwa memperhatikan Manado agar benar-benar bersih harus didukung dari kesadaran masyarakat disaat membuang sampah. Selain itu, kebersihan yang bersifat komprehensif patut menjadi perhatian, tidak sekedar bersifat responsif atau insiden semata penyelesaiannya, tapi juga bersifat pengawasan preventif.

”Terutama sektor kebersihan yang menjadi perhatian kita, karena memang mengembangkan sektor pariwisata tidak mudah. Pada aspek pembangunan infrastruktur dan pencegahan preventif memang penting menjadi perhatian kita, belum lagi dengan kita mendorong agar masyarakat menyadari tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya. Kebersihan sampah di Manado harus diperhatikan dari hulu sampai hilirnya,” ujar GSVL, Jumat (13/10/2017) di Pendopo Kantor Walikota Manado.

Tidak hanya itu, Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini menghimbau dan mengajak masyarakat agar menjaga pantai dari sampah agar pemandangan Kota Manado betul-betul bersih. Untuk itu, Wali Kota GSVL berencana mengaktifkan kegiatan bersih-bersih Daerah Aliran Sungai (DAS) di Kota Manado. Wali Kota berpesan agar pantai Malalayang, pantai Tongkaina dan Bunaken dapat dibersihkan dari sampah.

”Mari kita menjaga kebersihan secara bersama-sama, saya sudah merencanakan kita membuat kegiatan secara berkala di sepanjang DAS yang ada di Manado. Secara bergantian polanya, karena sampah kembayakan berawal dari sungai, kegiatan bersih-bersih sungai harus digalakkan tiap saat. Nah, saya mengingatkan agar warga menjaga kebersihan sepanjang pantai Malalayang, pantai Tongkaina dan pantai Bunaken,” tutur GSVL menutup. (Amas)

SAHLAN ABARANG Resmi Dilantik Pimpin HMI (MPO) Cabang Manado

Kader HMI dan undangan serius mendengarkan sambutan Wali Kota Manado (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Manado periode 1438-1439 H/2017-2018 M resmi dilantik, Jumat (29/9/2017) tadi malam di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado. Sahlan Abarang, selaku Ketua Umum HMI Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) dan Irfan Umanahu, Sekretaris Umum serta struktur pengurus Cabang lainnya dikukuhkan Ketua Umum PB HMI yang diwakili Qalbi Tulusa, Ketua Bidang PAO.

Pelantikan ini dirangkaikan dengan Dialog Publik dengan mengambil tema; ”Pengaruh Media Sosial pada Psikologi Manusia”. Selain itu, yang hadir mewakili pemerintah Kota Manado yakni Wali Kota Manado, DR GS Vicky Lumentut yang dihadiri Drs Heri Sapton, M.Si, Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi dan Pembangunan, juga dihadiri Sekretaris DPD KNPI Manado Amas Mahmud, Dosen IAIN Manado Aris Soleman, pengurus Jurnalis Online Manado (JAROD), pengurus GMNI, GAMKI cabang Manado, pengurus IMM, IWO dan sejumlah mantan pengurus HMI lainnya.

Sahlan selaku Ketua Umum yang baru dilantik menyampaikan pentingnya kader HMI memelihara semangat berhimpun, kebersamaan, berfikir kritis, menjaga keselarasan, persaudaraan dan loyalitas terhadap nilai-nilai yang diperjuangkan organisasi HMI. Tidak hanya itu, Sahlan yang juga mahasiswa Fakultas Hukum Unsrat Manado itu berharap agar kejayaan HMI dapat diraih dengan meningkatkan kualitas diri, memperhatikan soliditas, serta ikut berjuang didepan mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

FOTO bersama Heri Saptono, pengurus HMI dan aktivis organisasi Cipayung (Foto Suluttoday.com)

”Terima kasih atas kehadiran pemerintah Kota Mando, kepada teman-teman aktivis Cipayung, para Kanda dan Yunda, dan undangan lainnya, begitu pula atas atensi yang luar biasa serta kerja tanpa henti yang dilakukan panitia hingga kegiatan Pelantikan Pengurus ini dapat berjalan dengan lancar. Melalui kesempatan ini saya berharap kecintaan, loyalitas kita terhadap HMI terus dipelihara, ditingkatkan, kita wujudkan suasana kekeluargaan, suasana yang harmonis dan produktif untuk menumbuhkan iklim kompetisi yang bermutu. Kejayaan Himpunan harus kita raih, semangat kebersamaan itu tidak hanya selesai disini, tapi terus menggema sepanjang HMI ini masih eksis, HMI harus didepan menjaga nilai-nilai Pancasila dan integrasi NKRI tercinta,” ujar Sahlan.

Sementara itu, Wali Kota Manado dalam sambutannya menitikberatkan pada pentingnya para aktivis mahasiswa dan pemuda dalam menggunakan Media Sosial (Medsos) ditengah derasnya kompetisi global. Apalagi upaya pemerintah saat ini yang tengar memerangi isu hoax yang berpotensi merusak kerukunan dan kesatuan NKRI tercinta.

Perwakilan pengurus JAROD saat memaparkan materi (Foto Suluttoday.com)

”Di tengah lajunya arus informasi teknologi mengharuskan kita untuk meningkatkan kualitas diri, menjadi generasi yang cerdas tau menggunakan Media Sosial. Pemerintah Kota Manado untuk menjaga kemitraan, mendorong mobiltas pembangunan merasa penting memberi dukungan dan mempercepat lahirnya partisipasi publik yaitu diantaranya melalui kegiatan-kegiatan ilmiah seperti ini. Pentingnya kita mengantisipasi, menghindari dampak negatif dari penggunaan Medsos yang menggeser secara berlahan rasa solidaritas, kebersamaan dan lebih menumbuhkan generasi ”maruku” generasi yang individual, apalagi pengaruh Medsos yang membuat kerukunan masyarakat terganggunggu lantaran informasi hoax yang menyesatkan serta provokatif, selamat kepada pengurus HMI Cabang Manado yang baru saja dilantik, semoga amanah,” ujar Wali Kota Vicky Lumentut sebagaimana dibacakan Saptono dalam sambutannya.

Sekedar diketahui usai pelantikan, dilangsungkan Dialog Publik yang menghadirkan akademisi IAIN Manado, pengurus Jurnalis Online Manado (JAROD), pengurus PB HMI dan pengurus IWO Manado. (*/TimST)

PMI Manado Terima DUA Penghargaan Sekaligus di Bogor

Wali Kota Manado, Ketua PMI Manado dan perwakilan pengurus PMI se-Indonesia saat foto bersama (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Prof Julyeta PA Lumentut Runtuwene memang dikatakan sukses membawa Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado dalam implementasi programnya. Hal itu dapat dilihat dari sejumlah torehan prestasi dan penghargaan yang diterima pengurus PMI Manado, berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan di Kota Manado terus menjadi konsern PMI.

Runtuwene yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Manado ini, pada saat penutupan Temu Relawan SIBAT Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT Siaga) yang dirangkaikan dalam momentum Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke 72 di Gunung Pancar Bogor Jawa Barat Rabu (20/9/2017), menyabet dua penghargaan sekaligus, diantaranya; Pengelolaan Penggerak Program Pemberdayaan Masyarakat Tangguh Bencana dan Pengelolaan Terpadu Berbasis Masyarakat, serta Penghargaaan Kampiun Inovatif Pratama Bidang Pengembangan Rencana Kontienjensi Tanggap Darurat Bencana.

Setelah menerima penghargaan, Prof Julyeta Runtuwene melalui Sekretaris PMI Kota Manado Hendah Murtanti SH didampingi Glendy Morten Lumingkewas mengatakan bahwa perhelatan temu Relawan SIBAT PMI ke 2 resmi di tutup pengurus Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI Pusat Letjend.TNI (Purn) H. Sumarsono, SH di dampingi ketua bidang Relawan Hj M.Muas, SH. Kegiatan tersebut di ikuti oleh 1500 anggota SIBAT se Indonesia, dan dihadiri pula 5 negara sahabat.

“Peserta adalah relawan-relawan yang memang di latih di kelurahan dan desa, SIBAT merupakan ujung tombak jika di kelurahan atau desa terjadi bencana, selain penanggulangan bencana SIBAT juga berperan dalam upaya kesiapsiagaan bencana,” ujar Tanti Muroso biasa disapa.

Temu SIBAT ke 2, kata Tanti, memperlombakan 15 kegiatan yang dilakukan selama 4 hari, yaitu pemetaan resiko bencana, pembuatan peta resiko bencana, penyusunan rencana kontingensi desa, pembuatan SOP, pertolongan pertama berbasis masyarakat, logistik, dapur umum, pengelolaan sampah, adaptasi perubahan iklim, dan lain-lain. Setelah pada pembukaan kegiatan lalu, Pemerintah Kota Manado lewat Wali Kota DR GS.Vicky Lumentut mendapatkan penghargaan. Pada penutupan temu SIBAT ke 2, PMI Kota Manado mendapat Dua penghargaan tersebut.

“Pujian syukur pada Tuhan karena oleh berkatnya kontingen PMI Kota Manado bisa menerima penghargaan ini, ucapan terima kasih buat Pemerintah Kota Manado bapak Wali Kota GS.Vicky Komentar, Wakil Wali Kota Mor Bastiaan atas dukungan terhadap program Pengurangan resiko Bencana berbasis masyarakat di kota Manado. Terima kasih juga kepada Ketua PMI Kota Manado Prof.J.P.A Runtuwene,MS, yang memberikan perhatian yang sangat besar bagi Kemanusiaan di Kota Manado. Penghargaan ini didedikasikan kepada Relawan PMI yang tanpa pamrih memberikan pikiran dan tenaga, untuk upaya pengurangan resiko bencana di Kota Manado. Terima kasih juga buat pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Pak Gubernur Olly Dondokambey,SE dan Wakil Gubernur Steven OE Kandouw juga sebagai Ketua PMI Sulut atas perhatian kepada Tugas Kemanusiaan, harapan ke depan Kota Manado dan Sulawesi Utara masyarakat akan semakin Tangguh Menghadapi Bencana. Untuk semua pihak yang telah bekerja dan membantu PMI kota Manado dalam upaya kesiapsiagaan bencana dan penanggulangan bencana, kami ucapkan terima kasih juga,” jelas Tanti Muroso.(*/Mas)

iklan1