Tag: wali kota lumentut

RUNTUWENE: Bantuan Bencana Tahap Dua Pemkot Manado Bergerak Hari Ini

Steven Runtuwene (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Peduli antar sesama, menjadi motivasi pemerintah Kota Manado untuk menggalang dana demi membantu para korban bencana di Palu, Sigi dan Donggala. Pemerintah Kota Manado secara sukarela mengumpulkan sumbangan.

Menurut Kepala Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat (Humas) Sekretariat Daerah Kota Manado, Steven PDA Runtuwene, SSos di Pos Komando Peduli Bencana Palu dan Donggala Pemkot Manado, dan diterima Asisten Administrasi Umum Frans Mawitjere SH, di Pendopo Kantor Walikota Manado, Jumat (05/10/2018).

Setelah menyerahkan bantuan, kepada sejumlah wartawan, Runtuwene mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) di instansinya dan dikumpulkan secara sukarela.

”Iya, ini spontanitas kita sebagai wujud kepedulian bersama. Saya salut dengan rekan-rekan kerja, para ASN dan THL di Bagian Pemerintahan dan Humas yang mau dengan sukarela dan sukacita menyisihkan sebagian berkat mereka, tergerak hati memberikan bantuan kepada korban gempa Palu, Sigi dan Donggala, karena duka mereka adalah duka kita juga, semoga pemberian ini dapat menjadi berkat buat para korban,” ujar Runtuwene.

Untuk diketahui, terkait pengiriman bantuan yang terkumpul di Posko Peduli Bencana Palu dan Donggala tahap dua di Kantor Walikota Manado, Runtuwene menjelaskan akan diantar langsung dengan menggunakan kendaraan Sabtu (06/10/2018) pagi.

”Selanjutnya, bantuan tahap dua ini akan diantar besok ke Palu melalui jalur darat. Beberapa pejabat dan relawan bersama rekan-rekan media Pos Pemkot Manado akan ke sana. Pak Wali Kota Vicky Lumentut juga akan ikut menyerahkan bantuan ini, sekaligus memberikan arahan-arahan dan motivasi kepada para tim relawan yang akan pergi karena ini visi kemanusiaan bukan pasiar atau wisata,” tutur Kabag Steven. (*/Redaksi)

Gubernur Lemhanas Boyong Pasukan Kunjungi Manado, Ada Apa?

Penyerahan cinderamata (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Kehidupan masyarakat Kota Manado yang rukun dan damai, menjadi ketertarikan tersendiri bagi Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Republik Indonesia untuk melakukan studi. Dari 4 kota yang dikunjungi untuk Studi Strategi Dalam Negeri Penyelenggaraan Program Pendidikan Regular Angkatan LVIII, Manado masuk diantaranya.

Senin (27/8/2018), seperti diketahui, rombongan Lemhanas yang dipimpin langsung Gubernur Lemhanas Letjen TNI Purn Agus Wijoyo dan koordinator Mayjen TNI Nunun Nugraha, mengunjungi Kota Manado dan diterima Wali Kota DR GS Vicky Lumentut, Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE dan Ketua DPRD Kota Manado Norce Van Bone di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado.

“Sebagai pemerintah Kota Manado, saya bangga dan senang karena mendapat kesempatan kunjungan dari para pemimpin Nasional masa depan Indonesia. Selamat datang di Manado dan selamat mempelajari apa saja yang ada di Manado yang sangat menarik. Terima kasih atas kepercayaan Manado dipilih sebagai salah satu kota objek studi strategis dari Lemhanas angkatan 43 tahun 2018,” kata Vicky Lumentut yang juga Wali Kota Manado dua periode ini.

Ditambahkan GSVL begitu Lumentut akrab disapa, kedatangan rombongan Studi Strategi Dalam Negeri Penyelenggaraan Program Pendidikan Regular Angkatan LVIII Lemhanas RI tahun 2018 ke Kota Manado sangat tepat. Karena, dalam waktu dekat akan ada perhelatan iven pariwisata bertajuk Manado Fiesta 2018.

“Tidak salah jika rombongan dari Lemhanas datang ke Manado saat ini. Karena, dari tanggal 31 Agustus sampai 9 September di Manado ada iven Manado Fiesta. Pembukaan hari Jumat tanggal 31 Agustus ini, saya ajak untuk bisa ikut menyaksikan Manado Fiesta sebelum kembali pulang,” ujar suami tercinta dari Prof Julyeta Lumentut Runtuwene yang adalah Rektor UNIMA ini.

Sambutan Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut (FOTO Ist)

Selain itu, menurut Mayjen TNI Nunung Nugraha yang juga pimpinan rombongan mengatakan bahwa selain Kota Manado, juga Sumatera Barat, Bengkulu dan Gorontalo, menjadi lokasi Studi Strategi Dalam Negeri Penyelenggaraan Program Pendidikan Regular Angkatan LVIII Lemhanas RI Tahun 2018.

“Objek studi strategis dipilih di Kota Manado, dibagi dalam 4 rombongan, yakni di Manado, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Gorontalo. Kami akan ada di Manado selama 4 hari,” tutur Mayjen Nunun.

Pilih untuk mengunjungi Kota Manado karena kota ini merupakan kota yang berkembang pesat serta kota yang patut ditiru sebagai Kota Paling Toleran di Indonesia. Acara diakhiri dengan tukar menukar cenderamata dan foto bersama. (*/Redaksi)

Pemkot Berhasil Lakukan Loby ke Swasta, Bus Pariwisata Akan Ada di Manado

Kendaraan bus menunjang para turis di Manado (Foto Ist)

MANADO – Wali Kota Manado DR GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE sepertinya terus mendorong akselerasi perkembangan pembangunan di sektor pariwisata di Kota Manado, terutama untuk memberi kenyamanan bagi para turis yang ada di Kota Manado. Begitu pula dengan pembangunan pada aspek lainnya tidak dinafikkan. Perhatian tersebut ditunjukkan dengan meningkatkan fasilitas guna menunjang lebih berkualitasnya pelayanan kepada para turis yang berada di Kota Manado.

Apalagi setelah adanya keputusan pengelolaan pulau Bunaken sebagai salah satu destinasi pariwisata di Sulawesi Utara akan dikelola pemerintah daerah yang merupakan hasil usulan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, SE yang didampingi Wali Kota GSVL begitu sapaan akrab untuk Wali Kota Manado belum lama ini. Hal tesebut langsung ditindaklanjuti dengan loby-loby ke pihak swasta, alhasil pemerintah Kota Manado mendapatkan ketambahakan kendaraan Bus turis yang dalam waktu dekat ini akan didatangkan ke Manado.

Tampak belakang dari kendaraan bus turis (Foto Suluttoday.com)

”Hasil kesepakatan dengan swasta di Jakarta untuk beri kenyamanan angkutan bagi turis, maka dalam wakatu dekat akan ada kendaraan Bus seperti yang satu ini,” ujar Wali Kota Manado dua periode ini, sambil berharap agar fasilitas yang ada makin membantu para turis. (Amas)

Irup Upacara Hari Lahir Pancasila, Usulu Bacakan Sambutan Jokowi

Hening cipta dipimpin Inspektur Upacara (Foto Ist)

MANADO – Momentum 1 Juni yang bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila memang tidak dilewatkan begitu saja oleh pemerintah, di Kota Manado sendiri, pemerintah Kota (Pemkot) Manado menggelar Upacara yang bertempat di Lapangan Sparta Tikala, Kamis (1/6/2017). Plt Sekretaris Daerah Kota Manado, Drs Rum Usulu membacakan sambutan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap agar Hari Lahir Pancasila menguatkan komitmen anak bangsa.

”Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada pagi hari ini kita dapat berkumpul menyelenggarakan upacara peringatan hari lahir Pancasila untuk pertama kalinya. Upacara ini meneguhkan komitmen kita agar lebih mendalami, menghayati dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” papar Presiden Republik Indonesia Jokowi.

GSVL-MOR saat menghadiri Sholat Idul Fitri (Foto Ist)

Presiden Jokowi menyampaikan, Pancasila merupakan hasil dari satu kesatuan proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1 Juni 1945 yang dipidatokan lr Soekarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945.

”Adalah jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita. Harus diingat bahwa kodrat bangsa lndonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk kita adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk lndonesia. ltulah kebhinneka tunggal ika-an kita,” tukasnya. Lanjut dikatakan, kehidupan berbangsa dan bernegara sedang mengalami tantangan termasuk kebhinekaan sedang diuji.

GSVL-Mor saat menyalakan lilin pra natal (Foto Ist)

”Saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebinekaan dan keikaan kita. Saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan hoax alias kabar bohong,” tutur Presiden Joko Widodo, sebagaimana disampaikan Sekda Usulu.

Plt Sekda Kota Manado saat menjadi Irup (Foto Ist)

Lanjut, Presiden meminta seluruh rakyat Indonesia untuk waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. Pemerintah pasti bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan yang Anti-Pancasila, Anti-UUD 1945, Anti-NKRl, Anti-Bhrnneka Tunggal Ika.

”Pemerintah pasti bertindak tegas jika masih terdapat paham dan gerakan komunisme yang jelas-jelas sudah dilarang di bumi lndonesia,” ujar Usulu

Gubernur OD serahkan SK kepada GSVL-MOR (Foto Ist)

1 Juni sebagai Peringatan Hari Lahir Pancasila ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Presiden RI Nomor 24 Tahun 2016 tentang Hari Lahir Pancasila, serta Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 003.1/2256/SJ Tentang Peringatan Hari Lahir Pancasila Tanggal 1 Juni. Peringatan Hari Lahir Pancasila yang ditetapkan pemerintah sebagai hari libur Nasional, tahun 2017 ini mengangkat tema: Saya lndonesia, Saya Pancasila.

Wali Kota GSVL saat bersalaman dengan Kepala BMKG (Foto Ist)

Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin Sekda Usulu mewakili Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA, dan dihadiri Dandim 1309 Manado Letkol ARM Toar Pioh serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri Manado, dan para pejabat Perangkat Daerah Kota Manado.

Untuk diketahui, Sedangkan peserta upacara terdiri dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) seperti KNPI Manado, dan Karang Taruna Manado, para siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), serta tamu undangan lainnya. (Amas/Lipsus)

Wali Kota GSVL Tandatangani Ikrar Bela Negara, Lawan Gerakan Anti Pancasila

Wali Kota GS Vicky Lumentut menandatangani ikrar Bela Negara (Foto Ist)

MANADO – Launching Aksi Bela Negara, Rabu (3/5/2017) seluruh Indonesia yang diselenggarakan di hotel Garn Kawanua Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berlangsung sukses. Kegiatan yang dihadiri Menteri Pertahanan (Menhan), Jenderal (Purn) TNI Purn Ryamizard Ryacudu, dan Gubernur Sulut, Olly Donadokambey itu didukung seluruh Wali Kota/Bupati se-Sulut.

Kegiatan ini bertema ‘Bela Negara Kewajibanku’ menurut Gubernur Olly merupakan program menjaga utuhan Negara dari gangguan ancaman Nasional. Olly mengaku bangga dengan berbagai acara bertaraf Nasional yang dilaksanakan di Sulut khsusunya Kota Manado. Mulai dari Natal Nasional, Paskah Nasional dan Aksi Bela Negara Nasional.

“Kita harus ada, saat Negara membutuhkan kita, terutama di tanah Pancasila, dengan menjadi bingkai pemersatu, yang tidak boleh diganggu gugat oleh siapapun. Jangan sampai ada yang memecah belah kita. Ingat darah dan keringat penuh perjuangan dari para Leluhur, dipakai sebagai alat Bela Negara untuk menopang semangat membela Negara tercinta,” ucap Gubernur Olly.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Jendral TNI Purn Ryamizard Ryacudu menegaskkan, semangat kebangsaaan harus dipupuk terus menerus sehingga terbangun nilai-nilai nasionalisme.

“Negara dan bangsa yang diinginkan adalah Negara yang diberkati,” tutur Olly.

Menhan juga mengajak warga Sulut dan rakyat Indonesia untuk bersyukur karena bangsa Indonesia masih dalam keadaan aman, sehingga demikian Menhan menghimbau masyarakat agar meningkatkan komitmen menjaga eksistensi Pancasila dari ancaman gerakan radikalisme, liberalisme serta ancaman ideologi destruktif lainnya.

“Iya, kita harus bersyukur karena dalam keadaan aman dan sentosa, wujud kemerdekaan ialah membangun untuk kemajuan bangsa dan kepentingan bersama. Termasuk, dalam menghadapi ancaman harus bersama-sama, dengan meyakini Pancasila sebagai ideologi Negara. Maka bangsa ini mampu menghadapi ancaman dan tantangan yang harus dihadapi bersama-sama,” ujar Menhan.

Begitu juga menurut Wali Kota Manado DR G.S Vicky Lumentut, setelah prosesi penandatanganan Ikrar Bela Negara kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa, Bela Negara merupakan usaha untuk membina rasa cinta kepada tanah air. Termasuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah, dan juga memajukan kesejahteraan umum.

Wali Kota Manado bersama Gubernur Sulut pada saat penandatanganan Ikarar Bela Negara (Foto Ist)

“Sebagai pemerintah, saya mengajak kita semua untuk ikut serta dalam upaya Bela Negara sebagai implementasi rasa cinta tanah air dan bangsa termasuk daerah Bumi Nyiur Melambai Sulut yang kita cintai bersama ini,” papar GSVL sapaan akrab Lumentut yang juga Wali Kota Manado dua periode ini.

Acara dirangkai dengan pelantikan Pengurus Pusat Jaringan Bela Negara Nasional serta penyematan pin Bela Negara. Juga dilaksanakan pembacaan dan penanda-tanganan Ikrar Bela Negara oleh sejumlah kepala daerah. Dalam acara tersebut diserahkan pula album Duta Cinta oleh penyanyi Titiek Puspa kepada Menhan dan Gubernur Sulut.

Ikut hadir Wakil Gubernur Sulut Drs Steven O Kandouw, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Ganip Warsito, Kapolda Sulut Irjen Pol Bambang Waskita, serta Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkot Manado Micler CS Lakat, dan sejumlah Wali Kota dan Bupati se-Sulawesi Utara.(*/Mas)

iklan1