Tag: wali kota manado

Wali Kota Manado Panen Rica, Tomat di Kebun PKB GMIM

Wali Kota GS Vicky Lumentut saat panen rica (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Setelah ikut menyukseskan Pemilihan Wali Kota (Pilwako) Manado, Rabu 9 Desember 2020, Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut melanjutkan segala tugas mulianya melayani masyarakat. Selasa (15/12/2020), tak hanya mengabdi pada warga Manado, GSVL begitu Vicky Lumentut akrab disapa juga loyal menunjukkan pengabdiannya untuk warga Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM).

Lebih khusus pemimpin visioner itu melakukan panen rica, tomat, ubi ‘bete’, dan sejumlah taman lainnya yang ditaman di Kebun Pria Kaum Bapa (PKB) GMIM. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Manado 2 periode itu mengajak masyarakatnya untuk hidup berdampingan dan memacu semangat untuk memanfaatkan pekarangan serta kebun untuk menanam tamanan yang bermanfaat.

”Puji Tuhan yang ditanam lalu sudah dapat dipanen. Di Kebun PKB GMIM Tompaso kami memanen rica, tomat, ubi bete, kacang Esau dari Israel. Semua boleh kita panen hari ini. Ayo tetap semangat berkebun untuk ketahanan pangan keluarga. Salam sehat, ayo bakobong,” kata GSVL.

GSVL panen tomat (Foto Istimewa)

Wali Kota yang juga Ketua PKB GMIM itu memberikan isyarakat bahwa praktek demokrasi yang tengah dilewati melalui pencoblosan di Pilkada Serentak 2020 jangan membuat masyarakat kehilangan orientasinya untuk melakukan hal-hal baik. Menurut GSVL kebersamaan dan kerukunan di tengah masyarakat harus terus dipupuk, ditumbuh kembangkan.

(*/Amas)

Wali Kota Manado Terharu, Beri Support untuk Penderita ODHA

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut mendoakan penderita ODHA (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota Manado, Dr. Ir. GS Vicky Lumentut, SH.,M.Si.,DEA, Rabu (2/12/2020), mendapatkan kesempatan istimewa untuk menyampaikan sambutan atau pidato saat menghadiri acara ibadah menyambut kelahiran Yesus Kristus yang dilaksanakan para penderita ODHA (Orang Dalam HIV dan AIDS) di kota Manado, Selasa 01 Desember 2020 kemarin.

Dalam ibadah perayaan menyambut natal Yesus Kristus dan dirangkaikan dengan perayaan hari AIDS se-dunia tersebut, nampak Wali Kota Manado Dr. GS Vicky Lumentut membaur bersama para penderita ODHA sekaligus ikut mendoakan para penderita.

”Saya merasa terharu ketika diberikan kesempatan untuk mendoakan saudara-saudaraku, anak-anakku yang masih bergumul dengan HIV dan AIDS. Tapi, saya bersyukur beberapa diantaranya sudah sembuh,” ujar Vicky Lumentut.

Dihadapan para penderita ODHA yang mencapi 100 orang tersebut, Lumentut berpesan bahwa, tidak perlu kita merasa putus asah dan kecewa dengan pergumulan hidup yang kita alami. Sebagai umat yang beriman lanjut Lumentut, kita percaya bahwa ada hidup yang lebih indah, lebih damai dan lebih abadi setelah hidup di dunia ini.

”Saya percaya masih ada kesempatan untuk hidup lebih indah lagi setelah ini,” ucap Vicky Lumentut memberi pesan dan memotivasi para penderita ODHA yang umumnya terdiri dari kelompok usia dewasa tersebut.

Sebagai bentuk kebersamaan Lumentut dengan para penderita ODHA, maka terhitung di tahun 2021 mendatang, Lumentut akan menyiapkan beberapa obat para penderita ODHA melalui seluruh puskesmas yang ada di kota Manado.

”Terhitung mulai tahun 2021, seluruh obat penderita ODHA sudah bisa ditemukan di puskesmas,” ujar Wali Kota yang akrab disapa GSVL ini.

Para hadirin khusyu mendengarkan doa Wali Kota Manado (Foto Istimewa)

Sementara, Pendeta Melki Tamaka, M.Th dalam khotbahnya mengatakan, ada 4 kesalahan yang dilakukukan oleh Raja Ahas ketika memimpin bangsa Yehuda saat itu, satu diantaranya adalah ketidak-taatan Ahas kepada Tuhan Allah. Namun, bangsa Yehuda perlu bersyukur karena Tuhan Allah memberikan mereka seorang pemimpin yang takut akan Tuhan Allah yaitu Raja Hizkia. Ketokohan Raja Hiskia patut kita teladani karena merupakan pemimpin yang takut akan Tuhan Allah,

”Kita juga bersyukur di kota Manado, kita memiliki pemimpin yang takut akan Tuhan Allah dan ketokohan itu ada pada Penatua GS Vicky Lumentut,” kata Tamaka yang juga mantan Penjabat Ketua Jemaat GMIM Torsina Tumumpa ini.

Selain GSVLdan Tamaka, hadir dalam acara tersebut, inisiator acara Pdt. Dr. Alfred Laleno dan Pnt. Maxi Sidayang, SE, Ketua FKUB Kota Manado Pdt. Rinata Ticonuwu, S.Th, juru bicara covid 19 dr. Saniel Marentek, Kabag humas pemkot Manado Drs. Sonny M. Takumansang, Kabag Kesra serta undangan lainnya. Meskipun berlangsung sederhana, namun seluruh penderita ODHA menyampaikan rasa terima kasih kepada Wali Kota GS Vicky Lumentut yang sudah memfasilitas suksesnya acara tersebut.

(*/Amas)

Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut di Mata Para Lansia

Dr. GS Vicky Lumentut, Wali Kota Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Zeth Mamuaya, warga Kelurahan Perkamil yang tercatat sebagai penerima lansia di tahun 2020. Menurut pensiunan Guru SD ini, DPRD Manado semestinya malu dengan predikat sebagai wakil rakyat tapi justru tidak memperjuangkan kepentingan rakyat termasuk kelompok lansia.

”Pak Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut itu sudah kami anggap seperti anak kami sendiri. Kenapa, yah karena perhatianya kepada kami sangat luar biasa meskipun kami tahu bahwa dia terus berjuang untuk kepentingan rakyat Manado,” kata Om Zeth, sapaan akrabnya.

Seperti diketahui, Kepala Badan Keuangan Pemkot Manado Jonly Tamaka, SE mengatakan, terhitung mulai Senin (9/11/2020) besok. Wali Kota Manado Dr. GS Vicky Lumentut bersama jajaran akan menyalurkan dana lansia ke 87 kelurahan di Kota Manado, memperhatikan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Di tempat terpisah, menurut Nelson Sasauw, salah satu Lansia, warga Kelurahan Teling Kecamatan Wane Kota Manado bahwa kepentingan politik di Desember 2020 mendatang sebaiknya tidak harus mengorbankan hak warga kota Manado apalagi kelompok lansia yang sudah tidak memiliki pekerjaan tetap, bahkan banyak terkait makan dan minum hanya berharap dari dana lansia yang disalurkan Walikota Manado GS Vicky Lumentut.

”Sangat memalukan jika wakil rakyat hanya mementingkan kepentingan kelompok maupun prbadi, namun kami yang sudah tua tak berdaya ini harus menjadi korban politik,” ujar Sasauw yang selama ini merasa terbantu dengan kebijakan pemberian dana Lansia.

Wali Kota Manado saat penyerahan Bansos Lansia (Foto Istimewa)

Dalam situasi bangsa dan negara yang terpukul akibat pandemi C-19, DPRD Manado semestinya peka terhadap kebijakan prioritas program yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat kota Manado, bukan sebaliknya justru hanya berfikir soal kepentingan kelompok maupun atau kepentingan pribadi.

”Saya tidak harus mendahalui fakta. Tapi kebijakan Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut yang ikut memperhatikan kami diusia tua, tidak bisa kami hianati ataupun dustai. Kami sadar sedikit maupun banyak ini adalah bentuk perhatian kemanusian yang sudah ditunjukan Wali Kota Manado. Saya dan teman-teman lainnya ikut mendoakan Wali Kota GSVL diberkati bersama keluarga, termasuk perjuangan politik yang dilakukan Ketua Tim PKK Manado,” kata Sasauw.

(*/Redaksi)

Fokus Berantas Covid-19, Wali Kota Manado Giatkan Gerakan 4 M

Wali Kota Dr. GS Vicky Lumentut (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Selalu menampilkan semangat yang membara, penuh senyum dan energik, Wali Kota Manado, Dr. GS Vicky Lumentut turun temui masyarakat. GSVL begitu Vicky Lumentut akrab disapa, tidak sekedar berkampanye melawan pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melalui sosialisasi berkeliling Manado. Lebih dari itu, turun ke rumah-rumah warga juga dilakukannya, selain aktif memanfaatkan media massa untuk mengajak masyarakat memberantas Covid-19.

Setelah beberapa metode kreatif, pola komunikasi, pendekatan dan himbauan dilakukan Wali Kota Manado 2 periode ini. Kamis (22/10/2020), saat diwawancarai GSVL menyampaikan pentingnya masyarakat mendukung pemerintah dalam menjalankan program 4 M. Gerakan 4 M, yang dimaksud ialah Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menjauhi kerumunan.

”Ayo bergandengan tangan kita bersatu menyukseskan gerakan 4 M. Dengan serius, kompak dan intensif dilakukan, tentu penularan Corona Virus akan dapat diatasi. Saya optimis ketika semua elemen masyarakat Kota Manado secara sadar Menggunakan masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menjauhi kerumunan dengan otomatis penyebaran Corona dapat dihambat. Mari jaga diri dan keluarga dari Covid-19 dengan menerapkan 4 M,” kata GSVL, suami tercinta calon Wali Kota Manado, Prof. Julyeta Paulina Amelia Runtuwene ini.

Ditambahkannya lagi bahwa berdampingan dengan Corona merupakan sebuah kebiasaan baru (new normal) sehingga hidup disiplin dan beradaptasi dengan situasi menjadi penting dilakukan masyarakat Kota Manado. Wali Kota yang pernah menjadi Ketua Umum dari seluruh Wali Kota yang ada di Indonesia (APEKSI), itu tak henti-hentinya mengingatkan dan mengajak masyarakatnya bersatu-padu mendorong pembangunan di Kota Manado tercinta.

”Kondisi yang dihadapi bangsa Indonesia tidak mudah. Kita semua sedang kesulitan, terlebih masyarakat di era pandemi Covid-19. Tapi tak boleh kita putus asa menghadapinya. Harus dengan semangat juang tinggi kita berdampingan dengan era kenormalan baru. Yaitu kita harus mengikuti protokol kesehatan. Para pegawai di jajaran pemerintah Kota Manado saya harapkan menjadi teladan dalam menerapkan kepatuhannya terhadap protokol kesehatan Covid-19,” ujar GSVL menutup.

(*/Amas)

Memutus Mata Rantai Covid-19, Wali Kota Manado Keliling Kelurahan

Sosialisasi yang dilakukan Wali Kota Manado (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Bekerja untuk memutus rantai Corona Virus Diseases 2019 (Covid-19) di Kota Manado sosialisasi terus digiatkan pemerintah Kota Manado. Terpantau pemerintah Kota Manado terus bergerak melakukan sosialisasi percepatan dan penanganan covid-19 di 87 Kelurahan se-Kota Manado.

Seperti yang dikerjakan Wali Kota Manado, Dr. Ir. G.S Vicky Lumentut yang secara serius mengelilingi Kelurahan yang ada di Manado. Wali Kota berkomitmen melakukan sosialisasi percepatan dan penanganan covid-19 sekaligus mensosialisasikan protokol kesehatan di 87 Kelurahan yang terletak di 11 Kecamatan yang ada di Ibu Kota Provinsi Sulut.

Suasana interaktif antara Wali Kota Manado dan peserta sosialisasi (Foto Istimewa)

GSVL begitu Vicky Lumentut akrab disapa juga mensosialisasikan Peraturan Walikota (Perwako) Nomor 24 Tahun 2020 Tentang Penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus di Kota Manado.

”Hal ini dilakukan untuk melaksanakan ketentuan dalam Diktum kedua angka 6 Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 Tentang peningkatan disiplin dan penegakkan hukum Protokol Kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019,” kata Wali Kota Vicky Lumentut, Senin (21/9/2020).

Bersama warganya, Wali Kota Manado kompak lawan Covid-19 (Foto Istimewa)

Tak hanya itu, setelah menuntaskan sosialisasi percepatan penanganan covid-19 dan penerapan protokol kesehatan di 87 Kelurahan se-Kota Manado yang terkahir di Kelurahan Alung Banua dan Bunaken Kecamatan Bunaken Kepulauan.

Wali Kota visioner bertindak cepat dan langsung membentuk relawan satgas covid-19 di setiap lingkungan-lingkungan yang ada di 87 Kelurahan se-Kota Manado dan diawali dari Lingkungan yang ada di dua kelurahan Bunaken dan Alung Banua Kecamatan Bunaken Kepulauan.

Wali Kota memberikan rompi bagi pelanggara Pokes (Foto Istimewa)

”Tentu patut kita sampaikan Puji Tuhan hari ini. Dimana kita sudah menuntuskan sosialisasi dan edukasi tentang pencegahan dan penanganan covid-19 di 11 Kecamatan dan 87 Kelurahan. Kemudian akan dilantik Satgas covid-19 tingkat Lingkungan  se-Kota Manado, dengan tugas mengedukasi masyarakat dan pengendalian pandemi corona virus ini di lingkungan masing-masing,  beranggotan 3 sampai 5 relawan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lingkungan,” ujar Wali Kota Manado 2 periode itu.

Berlangsungnya sosialisasi dari Pemkot Manado (Foto Istimewa)

Selain itu, dengan hadirnya Satgas Covid-19 di tingkat Lingkungan ini  dapat mendisiplinkan warga, agar benar-benar mengikuti protokol kesehatan serta menekan dan menurunkan tingkat penyebaran Covid-19.

(*/Lipsus)

iklan1