Tag: wawali mor bastiaan

WASPADA, Akun FB Bodong Mencatut Nama Wawali Manado Gentayangan

Akun FB palsu dan asli dari Wawali Mor Dominus Bastiaan (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Di era percepatan informasi dan teknologi saat ini melahirkan plus minus dalam penggunaannya. Masyarakat harus mampu memfilter informasi. Adakalanya melahirkan sampah peradaban modern, seperti pemberitaan hoax, tindakan mengatasnamakan atau penipuan dilakukan oknum tertentu secara mudah. Tanpa rasa takut, nama dan kapasitas pejabat publik dibawa untuk kepentingan mencari keuntungan tentunya.

Petaka dari praktek tipu-tipu itu kini menimpa Wakil Wali Kota (Wawali) Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE. Politisi senior yang juga mantan Wakil Ketua DPRD Manado ini punya akun Facebook asli yang dikelolanya sendiri. Ironisnya, akun bodong atas nama Mor Bastiaan dipakai oknum tak bertanggung jawab. Hal itu sebagaimana terkonfirmasi dalam postingan status Wawali Mor melalui akun aslinya Mor Dominus Bastiaan.

Wawali yang dikenal kalem dan murah senyum itu mengaku sebagian pengguna Facebook (FB) tentu tertipu dengan ulah akun bodong yang mengatasnamakan dirinya tersebut. Mor berharap agar pengguna medis sosial lebih selektif dalam menggunakan FB. Apalagi, dalam situasi pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) sehingga ada oknum-oknum yang berani melakukan penipuan.

”Mohon maaf kalau ada yang palsukan akun FB saya.┬áTorang mesti lebih berhati-hati sudah mulai marak penipuan sekarang. Bisa saja keadaan Pandemik Covid19 ini membuat lebih banyak orang kesulitan uang. Bagi yang membuat akun palsu ini bisa menghubungi saya. Mungkin saya bisa bantu. Terima kasih. Tuhan memberkati,” ujar Wawali Mor, Minggu (31/5/2020).

Sungguh sangat disayangkan, akun bodong yang mencatut nama Wawali Mor Bastiaan itu juga melakukan aktivitas chating dengan memanfaatkan program pemerintah Kota Manado untuk meminta bantuan partisipasi dana dari masyarakat. Akun yang tak bertanggung jawab itu telah mengajak atau melakukan Add kepada sejumlah anggota DPRD Kota Manado, salah satunya Irwan Marlian.

(*/Bung Amas)

MOR BASTIAAN: Cegah Corona, Pemkot Manado Juga Sediakan Tempat Cuci Tangan

Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Bergerak cepat melakukan pencegahan terhadap penyebaran wabah Corona (Covid-19), Pemerintah Kota (Pemkot) Manado juga menyediakan tempat cuci tangan bagi masyarakat. Bertempat di beberapa tempat umum dan sejumlah Kecamatan fasilitas cuci tangan dan pembersih disediakan Pemkot Manado.

Hal tersebut sebagaimana dikonfirmasi kepada Wakil Wali Kota (Wawali) Manado, Mor Dominus Bastiaan, Sabtu (21/32020). Menurut Mor pihaknya telah action, mengeluarkan Surat Edaran dan melakukan pencegahan terhadap peredaran virus Corona dengan menyiapkan tempat cuci tangan.

Tempat cuci tangam yang berlokasi di TKB (Foto Suluttoday.com)

“Oh ia, Pemkota Manado mulai melakukan pemasangan titik-titik untuk tempat cuci tangan. Sekarang yang telah terpasang ada di depan Bahu Mall dan Taman Kesatuan Bangsa (TKB). Kemudian di beberapa Kecamatan juga sudah dipasang masih terus mau tambah lagi di beberapa titik yang lain,” ujar Mor kepada Suluttoday.com.

Himbauan dan ajakan kepada masyarakat untuk hidup bersih, serta tidak panik juga terus dilakukan Pemkot Manado. Antisipasi virus Corona dilakukan pemerintah Kota Manado secara serius melalui cara-cara yang cepat dan bekerja dengan gotonh royong.

Pusat air bersih di depan Bahu Mall Manado (Foto Suluttoday.com)

“Selanjutnya, rencana kita tiap SKPD masing-masing akan buat. Termasuk saya dan Pak Wali juga akan buat. Kami tidak gunakan dana ABPD, tapi dari masing-masing. Walaupun dalam keterbatasan masker, tiap PD juga akan mencoba mencari masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Kita lakukan ini semua sesuai instruksi Pak Wali Kota, Dr GS Vicky Lumentut,” kata Mor, sembari mengingatkan masyarakat hidup bersih, kooperatif dengan instruksi pemerintah dan berdoa.

(*/Bung Amas)

Ikut Sensus Penduduk 2020, Wawali Mor: Ayo, Sukseskan Program Nasional

Lakukan sensus penduduk, Wawali Mor didampingi tim (Foto Istimewa)

MANADO, Suluttoday.com – Menyukseskan program nasional, pemerintah Kota Manado selalu bersinergi dan aktif dalam melaksanakan segala kegiatan. Di tahun 2020, pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Badan Pusat Statistik dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan Sensus Penduduk. Pemerintah telah menyediakan fasilitas berupa memberikan kesempatan kepada masyarakat melakukan pengisian data mandiri secara online melalui website resmi BPS.

Senin (24/2/2020), bertempat di ruang kerjanya, Wakil Wali Kota Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE telah melaksanakan penginputan sensus penduduk Tahun 2020.Melalui kesempatan tersebut, Wawali Mor mengajak masyarakat Kota Manado agar terlibat aktif dalam sensus penduduk tersebut. Upaya positif yang dilakukan pemerintah, kata Mor sebagai wujud dari kepedulian pemerintah dalam mengintegrasikan data secara online.

“Untuk pertama kalinya di era industri 4.0 saat ini, Sensus Penduduk 2020 telah menggunakan data administrasi Kementerian Dalam Negeri sebagai basis data. Ini demi terwujudnya satu data dan kemajuan pembangunan yang sedang kita lakukan. Ini adalah langkah nyata menuju satu data kependudukan Indonesia. Sensus Penduduk ini akan berlangsung pada 15 Februari 2020 hingga 31 Maret 2020,” kata Mor Bastiaan saat diwawancarai Suluttoday.com.

Wawali Mor Bastiaan, sukses lakukan sensus penduduk secara online (Foto Istimewa)

Tambahnya lagi bahwa sistem yang disediakan pemerintah memudahkan masyarakat dalam sensus tersebut. Sensus penduduk secara online merupakan suatu langkah maju yang perlu mendapat respon positif dari publik. Lanjut Mor menilai sebagai bentuk dari kemajuan, program konektifitas menjadi suatu penanda tentang telah majunya peradaban masyarakat.

”Saya mengajak masyarakat Manado menyukseskan ini. Masyarakat Kota Manado dapat melakukan dengan cara sederhana yaitu mengajak seluruh keluarga, tetangga serta orang disekitarnya untuk mengisi sensus secara online dengan menyiapkan KTP, KK dan Akte Nikah,” ujar Wawali yang didampingi Kabid Statistik Diskominfo Manado, Paula Lalamentik, S.Sos, Aj.Ak, M.Si dan Kasie Pengumpulan Data dan Administrasi Edgar Tambun, SSTP. (*/Amas)

Pawai Toleransi ‘Malam Takbir’ Diterima PEMKOT MANADO di Boulevard

Wawali MOR BASTIAAN saat sambutan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Umat Muslim diseluruh dunia khususnya di Kota Manado menunjukkan salah satu rasa syukur kepada Allah SWT dengan menggelar pawai takbiran, Kamis (14/6/2018). Melalui Pawai Takbir, ratusan peserta pawai begitu bergembira, dilepas Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara Edwin Silangen SE MSi di Kantor Gubernur Sulut, jalan 17 Agustus Manado.

Selanjutnya, Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE mewakili Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA bersama Kapolresta Manado Kombes Pol Surya Kumara serta Dandim 1309 Manado Letkol Arif Harianto menerima peserta pawai takbiran di panggung finish depan Masjid Miftahul Jannah, Jalan Piere Tendean Boulevard.

Pada kesempatan tersebut, Wawali Mor menyampaikan suasana kebahagiaan menyambut hari raya Idul Fitri atau Hari Kemenangan tidak hanya dirasakan umat Muslim namun juga umat beragama lainnya di Kota Manado.

“Kalau kita di Manado, suasana menyambut Idul Fitri tidak hanya dirasakan umat Muslim, tapi umat beragama lainnya. Karena inilah ciri khas kita disini, sebagai kota Paling Toleran di Indonesia. Apalagi, pawai takbiran seperti ini pasti ada juga umat beragama lainnnya yang ikut bersama umat Muslim yang sedang bersukacita,” ujar Wawali Mor.

Wawali Mor berharap momentum perayaan Idul Fitri 1439 Hijriyah semangat toleransi tetap dijaga dan dipertahankan.

“Mari kita jaga dan kita pertahankan semangat kerukunan dan toleransi di Kota Manado yang telah terjalin dengan baik selama ini,” kata Wawali Mor.

Jalur jalan Piere Temdean tampak tersendat ketika iring-iringan pawai takbiran melewati salah satu jalan tersibuk di Manado itu.

Terpantau, kendaraan hias milik Pemerintah Kota Manado memimpin jalannya pawai takbiran. Dan banyak menjadi perhatian warga, dengan ikut mengabadikan lewat foto alias selfie dengan dikendaraan tersebut. (*/Redaksi)

Bersama PGPI Sulut, Wawali MOR BASTIAAN Ingatkan Jemaat Teguh Dalam Iman

Wawali Mor Bastiaan saat khusu dalam Ibadah (Foto Ist)

MANADO – Selasa (13/6/2017) malam ini berlangsung Ibadah Agung dalam rangka memperingati Hari Raya Pentakosta atau Hari Pencurahan Roh Kudus dilaksanakan Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Sulawesi Utara (Sulut) yang bertempat di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado. Ibadah yang berlangsung semarak tersebut menghadirkan pembicara Pdt Benny Tatimu dari Jakarta dan dihadiri para ketua Sinode yang tergabung dalam PGPI Sulut, tokoh agama dan seluruh jemaat dalam komunitas PGPI Sulut.

”Harapan kami dengan pelaksanaan ibadah agung ini, dapat menjadikan jemaat lebih dewasa dalam rohani, sehingga tidak mudah goyah atau terpengaruh oleh ajaran palsu yang menipu yang menolak Kristus,” kata Wakil Ketua Panitia Pelaksana Pdt Ronny Luwuk, dalam laporannya.

Selanjutnya, Wali Kota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut, dalam sambutan yang dibacakan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, berharap melalui perayaan Hari Raya Pentakosta akan mengokohkan tekad dan komitmen dalam melayani Tuhan dan sesama manusia.

”Perkenankan saya atas nama Pemerintah Kota Manado, atas nama pribadi dan keluarga dengan penuh kasih menyampaikan Selamat Hari Raya Pentakosta. Semoga hikmah ibadah perayaan ini akan semakin mengokohkan tekad dan komitmen kita dalam melayani Tuhan dan sesama kita, dalam medan pengabdian kita masing-masing,” ujar Wawali Mor.

Berlangsungnya Ibadah di Aula Serbaguna kantor Walikota Manado (Foto Ist)

Disampaikannya pula bahwa perayaan Pentakosta merupakan bagian yang penting dalam rangkaian karya penyelamatan Allah bagi kita umat manusia, namun terkadang perayaannya tidak sesemarak perayaan Paskah atau Natal.

”Padahal makna yang terkandung dalam peristiwa Pentakosta sangat mendalam. Dimana, melalui peristiwa ini seluruh umat Tuhan dipersatukan dalam satu iman melalui curahan Roh Kudus,” tutur Wali Kota Manado dua periode ini.

Untuk itu dirinya mengajak umat Kristen di Kota Manado untuk bersatu meskipun dalam berbagai perbedaan, seperti perbedaan suku, kepribadian, bahasa, status sosial dan lainnya.

”Melalui semua itu, saya percaya akan terbangun sikap, niat dan komitmen kita bersama untuk mewujudkan Sulawesi Utara dan Kota Manado menjadi lebih baik,” papar Wawali Mor.

Sekedar diketahui, Ibadah agung tersebut mengangkat tema dengan semangat api Pentakosta, kita bertumbuh dalam kepenuhan Kristus menuju gereja yang sempurna.(*/Mas)

iklan1