Tag: wawali mor

Sosialisasi Terkait Tapal Batas, Wawali Minta Camat Lurah Perdalam Pengetahuan

Wawali Mor Bastiaan saat menyampaikan sambutan (Foto Ist)

Wawali Mor Bastiaan saat menyampaikan sambutan (Foto Ist)

MANADO – Pemerintah Kota ManadoWakil Wali (Wawali) Kota Manado Mor Dominus Bastiaan,SE menghadiri dan membuka acara Sosialisasi Tentang Penetipan Dan Penegasan Batas Daerah. Selasa tanggal 21 juni 2016

Melalui sambutan, Wawali menyampaikan salah satu masalah yang sangat sensitif ialah soal tapal batas. Kita tentu tidak asing dengan permasalahan seperti ini. Dari sengketa tapal batas antara tetangg, kelurahan atau kecamatan. Di kabupaten atau kota. Di tingkatkan yang lebih tinggi seperti antara negara, permasalahan tapal batas sudah berkelindan dengan masalah keamanan Nasional, dan bahkan dapat menyinggung hal harga diri Bangsa.

”Saya menyambut baik pelaksana sosialisasi tentang penetapan dan penengasan batas Daerah. Saya juga mengucapkan terimah kasih kepada bagian administrasi umum sekretariat Daerah Kota Manado, penyelenggara kegiatan, atas inisiatif yang baik ini. Sudah waktunya bagi aparatur pemerintah Kota Manado, terutama para Camat, Lurah, dan kepala lingkungan, untuk memperoleh pengetahuan dan pemahaman mengenai penetapan dan penegasan parbatasan, segingga dapat melaksanakan administrasi Pemerintah sesuai wilayahnya masing-masing,” ujar Bastiaan.

Acara ini juga di hadiri Kepala Biro Pemerintah Dan Humas Setda Propinsi Sulut DR. Jemmy Kumendong,M.si , Kepala Bagian Biro Pemerintah Dan Humas Setda Propinsi Sulut Boslar Sanger,SE , Para kepala SKPD Pemerintah Kota Manado, Staf Ahli,Asisten,Camat,Lurah Dan Kepala Lingkungan Se- Kota Manado. (*/Amas)

Ingatkan BP2T, Mor Bastiaan: Jangan Persulit Masyarakat

Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan (Foto Ist)

Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan (Foto Ist)

MANADO – Mendengarjan beragam keluhan masyarakat terkait sistem pelayanan dan implementasi kerja dari Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Manado, pemerintah Kota Manado dibawah kepemimpinan Dr GS. Vicky Lumentut, selaku Wali Kota dan Mor Dominus Bastiaan, sebagai Wakil Wali Kota Manado periode 2016-2021 terus melakukan pembenahan pelayanan birokrasi.

Belum lama ini, Wakil Wali Kota Mor Bastiaan yang diberikan kewenangan khusus untuk melakukan perubahan serta pemantapan sistem pelayanan di BP2T Manado menegaskan, dirinya dan pak Wali Kota Lumentut akan berupaya memaksimalkan roda pemerintahan dan memberikan pelayanan yang mudah, cepat dan tepat.

”Kami pemerintah Kota Manado akan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Saya diperintahkan pak Wali untuk mengurus persoalan ijin yang sudah sejak lama menjadi keluhan warga. Karenanya saya tegaskan, untuk semua yang berkompeten dalam pengurusan ijin, stop terima amplop dan segera bertobat,” ujar Mor, Jumat (16/7/2016) belum lama ini.

Lanjut Mor yang juga mantan anggota DPRD Manado itu meminta instansi terkait dalam proses pengurusan ijin, selalu bersinergi dengan instansi yang lainnya, yang juga berhubungan dengan proses pengurusan sampai penerbitan ijin.

”Silahkan proses surat izin dan berkas sesuai ketentuan, jangan mempersulit karena persoalan amplop,” kata Wakil Wali Kota Mor menutup. (*/Amas)

Gubernur Olly dan Wawali Mor Kunjungi Pulau Bunaken

Wawali Mor Bastiaan dan Gubernur Olly Dondokambey saat berada di Bunaken (Foto Ist)

Wawali Mor Bastiaan dan Gubernur Olly Dondokambey saat berada di Bunaken (Foto Ist)

MANADO – Sabtu (11/6/2016) bertepatan dengan Hari Terumbu Karang (Coral Triangle Day), Wakil Wali Kota Manado, Mor Bastiaan, SE dan Gubernur Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey, datang langsung ke Pulau Bunaken, Kecamatan Bunaken Kepulauan Kota Manado.

Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menegaskan dalam jangka waktu tiga bulan sampah-sampah yang berserakan di kawasan wisata taman nasional laut bunaken harus bersih dari kotoran.

”Taman laut bunaken merupakan destinasi wisata andalan sulawesi utara umumnya,dan terlebih khusus kota manado,yang sudah di kenal sejak dulu ke seantero dunia.makanya sangat di sayangkan jika semakin hari semakin kotor oleh sampah,untuk itu harus menjadi tanggung jawab bersama kita,” kata Gubernur Olly.

Lanjut gubernur,dalam waktu tiga bulan kedepan semua sampah yang ada di pulau bunaken harus bersih dari sampah yang ada.

“Soal sampah yang ada taman nasional laut bunaken. Saya tegaskan dalam jangka tiga bulan harus bersih dari kotoran sampah,” tegas Olly kepada awak media.

Terlihat suasana perayaan Hari Terumbu Karang di Pulau Bunaken (Foto Ist)

Terlihat suasana perayaan Hari Terumbu Karang di Pulau Bunaken (Foto Ist)

Melalui kesempatan tersebut, Gubernur Olly meminta peran pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara lebih khusus warga kota Manado dan Stakeholders yang terkait untuk senantiasa bersatu padu dalam melestarikan pariwisata pantai bunaken agar terlihat indah dan bebas dari sampah.

Sementara itu, wakil Wali Kota Manado, Mor Bastian,mengatakan kami akan mematuhi apa yang sudah di perintahkan oleh gubernur Sulut.

”Kami pemerintah kota manado akan mematuhi apa yang sudah menjadi perintah dari pemerintah provinsi,apalagi demi kebersihan taman nasional laut bunaken.untuk itu seluruh skpd terkait yang ada akan kami berdayakan untuk fokus dalam pembersihan sampah,” papar Mor. (*/Rahmat)

 

Wawali Mor Perbaiki Sistem Pelayanan Perizinan, Hati-Hati Amplop

Wawali Mor Dominus Bastiaan, SE memberikan arahan (Foto Suluttoday.com)

Wawali Mor Dominus Bastiaan, SE memberikan arahan (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Tugas pengawasan yang dilakukan Wakil Wali Kota (Wawali) Manado, Mor Dominus Bastiaan, SE terus dimaksimalkan, terutama terkait perizinan. Sebagaimana yang disampaikan Wali Kota, Dr GS Vicky Lumentut yang meminta Wawali Mor untuk memperbaiki sistem pelayanan di Badan Perizinan Pelayanan Terpadu (BP2T) pemerintahan Kota Manado dijalankan dengan baik Wawali.

Menurut Wawali Mor saat diberikan kesempatan Wali Kota GSVL melalui acara sosialisasi visi misi GSVL-MOR, Rabu (25/5/2016) siang tadi di ruang aula serbaguna kantor Wali Kota Manado menyampaikan kalau pelayanan BP2T Manado beberapa minggu terakhir terus diawasinya. Ditemukannya sejumlah temuan dan kini telah ditindaklanjuti.

”Saya sedang melakukan identifikasi masalah apa saja yang dihadapi di BP2T Manado, sehingga sering terjadi proses pengurusan izin berjalan lambat. Bahkan, berdasarkan kabar ada yang melakukan pengurusan tidak terlalu lama, berfariasi informasi yang saya terima dan kini Sidak dilakukan 1 minggu sekitar dua atau tiga kali Sidak. Temuan ini ditindaklanjuti, kita terus melakukan perbaikan pelayanan perizinan, saya ingatkan jangan berani-beraninya masyarakat memberi amplop kepada pegawai BP2T dengan tujuan agar dipercepat proses pengurusan izinnya,” ujar Wawali Mor. (Amas)

GSVL-MOR Sosialisasikan Visi Misi Membangun Kota Manado

Wali Kota GSVL saat memaparkan visi-misi (Foto Suluttoday.com)

Wali Kota GSVL saat memaparkan visi-misi (Foto Suluttoday.com)

MANADO – Pemerintah Kota Manado dibawah kepemimpinan Dr GS Vicky Lumentut dan Mor Dominus Bastiaan, SE selaku Wali Kota-Wakil Wali Kota Manado terus melakukan pembenahan. Rabu (25/5/2016), di aula serbaguna kantor Wali Kota Manado GSVL-MOR sapaan akrab pemimpin Kota Manado ini mensosialisasikan visi dan misi mereka.

Didepan sejumlah pimpinan SKPD, para akademisi, tokoh agama, aktivis LSM, pers dan tokoh masyarakat GSVL memaparkan 8 program pembangunan Kota Manado yang akan direalisasikan GSVL-MOR. Menurut GSVL, tak mudah mewujudkan visi dan misi yang dicanangkan bila para birokrat belum punya kesadaran penuh memberikan pelayanan.

”Terdapat 8 poin penting dalam visi-misi yang saya dan Pak Mor gagas, dan ini juga dijabarkan dalam program yang lebih spesifik. Diantaranya berupa uraian dari CERDAS (Cendekia, Ekowisata, Religi, Daya Saing, Aman dan Sehat sejahtera), gagasan pokok ini akan dirumuskan dalam program di tiap SKPD. Dan kami menyadari betul, ini semua akan terwujud atas kerja sama kolektif, didukung dengan kesadaran birokrasi tentang pentingnya disiplin dan etos kerja yang tinggi,” ujar GSVL.

Tidak hanya itu, Wali Kota GSVL memaparkan bahwa rencana untuk memperbaiki pelayanan perizinan, dijalankannya program Universal Coverage (UC) Cerdas, memberi perhatian pada para Lansia, bantuan santunan duka, sentuhan untuk para tokoh agama, peningkatan kualitas pendidikan dan pemberian beasiswa disampaikan GSVL.

”Kami juga mempunya program 100 hari yang ini sedang kami lakukan saat ini, memang beberapa program pro rakyat dan program strategis yang akan kami jalankan bersama seperti perbaikan perizinan, mempercepat pelayanan pada masyarakat, memberi sentuhan pada para tokoh agama, meluncurkan atau melanjutkan program UC Cerdas, serta lain sebagainya program yang populis. Ini akan kita wujudkan secara sungguh-sungguh,” ucap GSVL didampingi Wakil Wali Kota Manado, Mor Bastiaan, Kepala Bappeda Manado, Bart Assa dan Ketua DPRD Manado, Noortje Henny Van Bone. (Amas)

iklan1