Tag: Wolter Dotulong

Proses PAW Salah Satu Anggota KPU Mitra, Begini Penjelasan Ardiles dan Wolter

Foto : Ardiles Mewoh (kiri), Wolter Dotulong (kanan)

Ratahan, Suluttoday.com – Proses pergantian antar waktu (PAW) komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) yakni Almarhum Irfan Rabuka yang meninggal dunia pada 28 Maret 2020 lalu mulai bergulir.

Tertanggal 4 Mei 2020, secara resmi KPU Mitra menyurat sekaligus memberikan pemberitahuan kepada KPU Sulut di Manado perihal penyampaian surat keterangan kematian salah satu anggota KPU Mitra.

Dalam penyampaian surat keterangan kematian tersebut, KPU Mitra menjelaskan beberapa hal. Diantaranya tentang ketentuan pasal 125 ayat 1 huruf a dan b, PKPU nomor 8 tahun 2019 tentang tata kerja komisi pemilihan umum.

“Sesuai ketentuan diatas, maka KPU Mitra menyampaikan surat keterangan kematian salah satu anggota KPU Mitra yang telah meninggal dunia pada tanggal 28 Maret 2020 yakni atas nama Drs.Irfan Rabuka, M.Pd, kepada KPU RI melalui KPU Provinsi Sulut,” jelas Ketua KPU Mitra, Wolter Dotulong kepada wartawan, Selasa (05/05/2020).

Dotulong menjelaskan, untuk proses PAW menjadi kewenangan KPU RI. KPU Mitra sebatas menyampaikan pemberitahun, setelah itu kewenangan KPU RI untuk menentukan calon pengganti termasuk dalam melakukan verifikasi persyaratan calon pengganti.

Sementara itu, Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh membenarkan adanya surat pemberitahuan perihal penyampaian surat keterangan kematian salah satu anggota KPU Mitra. “Iya sudah kami terima. Minggu ini diteruskan ke KPU RI karena kewenangan pemberhentian dan pengangkatan ada di KPU RI sesuai perintah undang-undang,” jelas Mewoh via WhatsApp. (Hengly Langoy)

Wolter Dotulong : PPK Harus Hati-Hati Gunakan Medsos

Ketua KPU Mitra, Wolter Dotulong Saat Mengambil Sumpah dan Janji PPK

Tombatu, Suluttoday.com – Usai terpilih sebagai penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020, sebanyak 60 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) tersebar di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) diambil sumpah dan janjinya, Sabtu (29/02/2020) bertempat di Resto Tombatu.

Pengambilan sumpah dan janji sekaligus penandatanganan pakta integritas di pimpin langsung Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mitra, Wolter Dotulong, dengan disaksikan oleh Ketua Bawaslu Mitra Jobie Longkutoy bersama komisioner Amran Ibrahim. Usai dilantik, ke 60 orang PPK juga dibekali lewat bimbingan teknis (Bimtek).

“Ini merupakan bimtek perdana bagi seluruh PPK yang ada. Untuk materinya, kita lebih menekankan pada orientasi tupoksi PPK dalam mereka menjalankan tugasnya nanti menghadapi pemilihan serentak. Kedepan juga akan ada bimtek lanjutan,” kata Dotulong.

Untuk itu, Dotulong pun menghimbau kepada seluruh PPK agar dalam menjalankan tugasnya supaya profesional, bertanggung jawab serta berintegritas.

“Selain itu, mulai saat ini sebagai penyelenggara PPK harus arif dan lebih bijak dalam bersikap, bertutur kata serta hati-hati dalam menggunakan media sosial dan menjaga netralitas,” pesan Dotulong. (Egi)

82 Desa Belum Penuhi Kuota, KPU Mitra Perpanjang Pendaftaran PPS

Ketua KPU Mitra, Wolter Dotulong

Ratahan, Suluttoday.com – Perekrutan Panitia Pemungutan Suara atau PPS di tingkat desa yang tersebar di 12 kecamatan di Minahasa Tenggara (Mitra) belum memenuhi kuota.

Dari data Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa Tenggara, terdapat 82 desa yang belum memenuhi kuota. Maka dari itu, masa pendaftaran di perpanjang sampai 27 Februari 2020, dikhususkan bagi desa yang belum memenuhi jumlah pendaftar atau minimal 6 orang.

“Untuk itu, pihak KPU telah turun langsung ke desa-desa yang belum memenuhi kuota sekaligus menyurat ke para Hukum Tua setempat. Suratnya berisi sosialisasi atau himbauan agar kumtua mengumumkan serta mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menjadi penyelenggara dalam hal ini PPS,” kata Ketua KPU Mitra, Wolter Dotulong.

Dotulong menambahkan, masa perpanjangan ini hanya sampai 27 Februari dengan tenggat waktu pukul 24.00 Wita.

“Apabila sampai tenggat waktu yang ditentukan kemudian masih ada desa belum memenuhi kuota, maka pihak KPU Mitra akan berkoordinasi dengan lembaga pendidikan untuk perekrutan PPS ini,” terang Dotulong. (Egi)

iklan1