Tag: Xaverius Runtuwene

Pemkot Manado Serahkan Bantuan Bencana Tsunami ke Pemerintah Palu

Sammy Kaawoan saat menyerahkan bantuan (FOTO Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Warga korban bencana gempa bumi dan tsunami Palu, Sigi dan Donggala terus mendapat perhatian semua pihak, termasuk pemerintah Kota Manado. Kali ini, tahap dua penyaluran bantuan untuk korban bencana dari Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, akhirnya tiba di Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), setelah menempuh perjalanan darat sekira 30 jam.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan Kepala Dinas Sosial Kota Manado Drs Sammy Kaawoan atas nama Wali Kota DR Ir GS Vicky Lumentut dan Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE, diterima Wakil Walikota Palu Sigit Purnomo Said atau akrab disapa Pasha Ungu, Senin (8/10/2018) pagi tadi.

”Saya bersama teman-teman pejabat dari Kota Manado diutus Bapak Walikota Vicky Lumentut dan Wakil Walikota Mor Bastiaan, untuk menyerahkan bantuan kemanusiaan dan kepedulian pemerintah dan masyarakat Kota Manado bagi korban bencana di Kota Palu, termasuk di Sigi dan Donggala,” ujar Kadis Sammy, sambil menyerahkan paket bantuan secara simbolis.

Dijelaskan Kadis Sammy, bantuan yang diberikan bagi korban bencana gempa dan tsunami di Sulteng, merupakan hasil penggalangan bantuan yang dikumpulkan Pos Komando (Posko) Peduli di Kantor Walikota Manado.

”Ini adalah bantuan tahap kedua, setelah tahap pertama yang diantar BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Manado. Nantinya, ada juga bantuan tahap ketiga yang saat ini sedang dikumpulkan di Posko Peduli di Kantor Walikota Manado,” ujar Kadis Sammy.

Pada kesempata itu, Kadis Sammy didampingi Kepala Dinas Pendidikan Dra Deasy Lumowa, Kepala Dinas Perindag Maisye Wolah SE, Kepala Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dr Nora Lumentut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ir Philips Sondakh, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Xaverius Runtuwene SIP serta Staf Ahli Walikota Manado Drs Atto Bullo.

Wawali Palu Sigit Purnomo Said menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Kota Manado yang telah ikut membantu meringankan beban korban bencana di Kota Palu maupun Sigi dan Donggala.

Foto bersama rombongan Pemkot Manado dan Wawali Palu (FOTO Ist)

”Terima kasih saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Palu kepada pemerintah dan masyarakat Kota Manado yang telah ikut membantu menyalurkan bantuan bagi kami. Bantuan ini sangat berharga ditengah upaya pemulihan korban bencana gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu dan sekitarnya,” tutur Wawali ‘Pasha Ungu’, seraya menyampaikan salam dan hormat untuk Wali Kota Vicky Lumentut dan Wawali Mor Bastiaan.

”Salam saya dan Pak Hidayat Walikota Palu untuk Pak Walikota Vicky dan Wakil Walikota Pak Mor, terima kasih untuk perhatian dan kepeduliannya kepada kami,” papar Pasha

Seperti diketahui, rombongan bantuan kemanusiaan Pemkot Manado untuk Palu, Sigi dan Donggala, dilepas Walikota Vicky Lumentut bersama Wawali Mor Bastiaan dan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Manado Peter KB Assa ST MSc PhD di halaman Kantor Walikota Manado, Sabtu (6/10/2018) lalu.

Selain bahan kebutuhan pokok, pakaian dan obat-obatan, Pemkot Manado menyertakan 50 orang tim relawan yang terdiri dari Tagana (Taruna Siaga Bencana), tenaga kesehatan, Satpol PP, serta tenaga dari BPBD Manado. (*/Redaksi)

Mengenang Om Habel, Wali Kota GSVL: Saya Kagum dengan Semangat Almarhum

Wali Kota Manado, GSVL bersama istri tercinta saat pelepasan Almarhum Om Habel (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Wali Kota Manado Dr. Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut, SH.,M.Si.,DEA, menyampaikan dalam sambutannya pada ibadah pelepasan jenazah almarhum Letkol (Purn) Habel Jesaya Runtuwene, SE.,MSi, di Kelurahan Sario Kota Baru, Kecamatan Sario, Jumat (6/10/2017) bahwa kematian merupakan bagian dari rencana Tuhan yang harus disyukuri keluarga Runtuwene Polii. Apalagi, semasa hidup almarhum telah memberikan teladan yang baik bagi anak-anak dan cucu.

Keteladanan yang ditunjukan almarhum, kata GSVL begitu Wali Kota Manado dua periode ini akrab disapa, harus terus dipelihara keluarga, dan dijadikan motivasi dalam melanjutkan cita-cita dan karya almarhum. Apalagi, anak-anak almarhum telah memiliki kehidupan yang matang.

“Almarhum telah meninggalkan teladan yang baik bagi anak-anak dan cucu-cucu. Bahkan semangat pantang menyerah dalam melaksanakan tugas menjadi teladan bagi kita semua,” ujar Wali Kota GSVL.

Lanjut GSVL, sebagai Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Manado, Almarhum Om Habel memiliki sepak terjang almarhum patut dicontoh.

“Saya kagum dengan semangat almarhum, kegiatan sosialisasi di Kecamatan Bunaken Kepulauan, merupakan kecamatan terakhir yang dikunjungi almarhum sebagai Ketua FKDM Manado dan itu merupakan bentuk tanggung-jawab yang luar biasa serta patut dicontoh,” ucap Wali Kota GSVL.

Untuk diketahui, Ibadah dipimpin Sekretaris Umum Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Pdt Henry Runtuwene STh MSi, dan dihadiri ratusan pelayat baik dari TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Udara, jajaran Pemerintah Kota Manado, Satuan Polisi Pamong Praja Manado, PD Pasar Manado, para veteran dan pensiunan, serta handai taulan dan kerabat almarhum.

Sementara itu, sebelum dimakamkan di Tomohon, jenazah mantan anggota DPRD Kabupaten Minahasa tersebut disemayamkan di gereja GMIM Getsemani Sario Kota Baru. Hal ini berkaitan dengan jabatan almarhum sebagai Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Getsemani Sakobar. Almarhum Letkol (Purn) Habel Jesaya Runtuwene SE MSi, memiliki dua orang anak yang bertugas di TNI AU yakni Kolonel Rudy Runtuwene dan Letkol Johny Runtuwene, sedangkan dua anak yang lain mengabdi di Manado yakni Xaverius Runtuwene SIP sebagai Kepala Satpol PP Manado dan Evaline Runtuwene bekerja di PD Pasar Manado. 

Terpantau yang hadir Wakil Wali Kota Mor Dominus Bastiaan SE, Dandim 1309 Manado Letkol ARM Toar Pioh, Ketua DPRD Manado Nortje Henny Van Bone, mewakili Komandan Pangkalan Udara Sam Ratulangi (Lanudsri) serta para pejabat Pemkot Manado, Camat dan Lurah se-Kota Manado.(*/Amas)

Etos Kerja yang Tinggi, Almarhum Om Habel Runtuwene Dirindukan Pemkot Manado

Almarhum Om Habel Runtuwene saat berada di rumah sakit (Foto Ist)

MANADO, Sululuttoday.com – Selasa (3/10/2017), Letkol (Purn) Habel Runtuwene yang juga adalah Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Manado, menghembuskan nafas terakhirnya setelah selesai melaksanakan sosialisasi kewaspadaan masyarakat di Pulau Bunaken, Kecamatan Bunaken Kepulauan. Sungguh luar biasa tak disangka, pria yang dikenal akrab dengan semua orang dan penuh senyuman ini meninggal dunia, rasanya begitu cepat.

Wali Kota Manado DR GS Vicky Lumentut, ketika berada di Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-30 di Wilayah Tanawangko Satu, Minahasa, mengaku kaget mendapat berita meninggalnya almarhum saat menjalankan tugas sebagai Ketua FKDM Manado di Pulau Bunaken.

”Saya mengenal dekat sosok Almarhum Bapak Habel Runtuwene. Beliau adalah seorang pribadi yang suka bekerja keras, apalagi dengan tugasnya sebagai Ketua FKDM Kota Manado yang banyak melakukan sosialisasi kepada masyarakat Kota Manado agar waspada terhadap aksi-aksi terror yang mengancam stabilitas di kota ini,” ujar Wali Kota Manado dua periode ini.

Selain itu, sebagai pemimpin di Kota Manado, dirinya merasa sangat kehilangan sosok yang menjadi penutan bagi pemerintah, masyarakat dan keluarga.

”Atas nama pemerintah dan masyarakat Kota Manado, saya menyampaikan turut berdukacita yang sedalamnya atas meninggalnya almarhum Bapak Habel Runtuwene,” kata Wali Kota GSVL tampak sedih dan kehilangan.

Sebagaimana informasi yang diperoleh menyebutkan, Om Habel, sapaan akrab ayah tercinta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Manado Xaverius Runtuwene S.Sos, bertolak dari Dermaga Grand Luley menuju Pulau Bunaken didampingi beberapa anggota FKDM dan Camat Bunaken Kepulauan Robert Dauhan, dengan menggunakan speedboat.

Namun, saat kegiatan sosialisasi dilaksanakan, mendadak Om Habel pingsan. Dalam keadaan koma, sempat dilarikan ke Rumah Sakit Siti Maryam Tuminting untuk mendapatkan penanganan medis namun tidak tertolong. Akhirnya, jenazah mantan anggota DPRD Minahasa itu dirujuk ke RSUP Prof Kandou. Selamat Jalan Om Habel, Sampai Jumpa di Jerusalem Baru.(*/Mas)

Para Penjual Buah Diatas Trotoar Bakal Terancam

Kasat Pol PP Kota Manado, Xaverius Runtuwene (fot0: jk)

Kasat Pol PP Kota Manado, Xaverius Runtuwene (fot0: jk)

MANADO – Para pejalan kaki di Kota Manado mulai merasa resah, pasalnya Trotoar yang merupakan sarana bagi pejalan kaki, ”dirampas” para penjual ini menaruh jualannya. Menanggapi hal itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Manado yang memiliki kewenangan menertibkan masyarakat yang mengganggu estetika kota berjanji yang melakukan penindakan.

Hampir di sejumlah titik di pusat Kota Manado selalu saja didapati para pedagang selalu memanfaatkan Trotoar untuk berdagang, dan yang paling parah yakni diseputaran zero point. Disini banyak pedagang menjajakan buah dan asesoris lainnya. Bukan hanya itu, fungsi tempat bunga sebagai peneduh jalan berubah menjadi gantungan jualan seperti pakaian maupun tas.

Untuk kepentingan banyak pihak, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Manado, Xaverius Runtuwene berjanji akan menindak tegas para penjual buah dan masyarakat yang salah menggunakan Trotoar sebagaimana fungsinya.

”Iya, sering kami melakukan razia, tapi pedagang tidak kapok. Dalam waktu dekat ini kami akan turun lagi apalagi diseputaran TKB,” ujar kepala Satpol PP Kota Manado Xaverius Runtuwene.

Selain TKB, menurut Runtuwene juga akan di razia tempat penjualan pedagang lain seperti di Bahu Malalayang. ”Semua tempat akan kami tertibkan. Kan fungsi Trotoar untuk pejalan kaki. Bagaimana pendapat wisatawan asing kalau trotoar tidak pada fungsinya,” tandas Runtuwene. (Tim Redaksi)

Pelaksanaan Manado Youth Festival 2015 Berlangsung Meriah

Climbing Competition, ilustrasi (Foto Ist)

Climbing Competition, ilustrasi (Foto Ist)

MANADO – Bakal berlangsung heboh, pelaksanaan iven Manado Youth Festival 2015, dengan berbagai keunikan ditunjukkan melalui Open Climbing Competition Wali Kota Cup 2015, diikuti sebanyak puluhan atlet panjat dinding, Kamis (26/11/2015). Ajang kreativitas dan olahraga khusunya para muda mudi dikemas dalam kegiatan tersebut.

Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia Manado (FKPI) Xaverius Runtuwene, S.IP mengatakan panjat dinding dengan kegiatan yang di programkan Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut untuk mencari bakat anak-anak muda dalam berkreasi, menciptakan atlet baru untuk Sulawesi Utara khususnya Manado.

Lanjutnya, FKPI berusaha melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah agar minat dan bakat pelajar pada olahraga panjat dinding dapat berkembang.

”Diketahui, sebagai pembina FKPI Manado yakni Wali Kota Manado dan sekarang sudah terdaftar sekitar 30 atlet panjat dinding di Manado,” ujar Runtuwene saat perlombaan berlangsung di God Bless Park Manado, malam Kamis (26/11/2015).

Salah satu peserta panjat dinding Gilroy Mosey mahasiswa Politeknik tergabung Mapala Marabunta mengakui Open Climbing Competition sangat positif bagi hobi olahraga tersebut.

”Baguslah, kedepan bisa diadakan lagi jika bisa setiap bulan agar kami dapat melatih kemampuan secara intensif,” kata Gilroy.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Lenda Pelealu (Dispora) Manado mengatakan MYF menjadi ajang pemuda dan olahraga dalam bentuk festival. Festival ini, dilakukan dilokasi berbeda yakni lapangan Koni dan God Bless Park Manado.

”Dispora terlibat langsung kegiatan ini, diantaranya lomba panjat dinding, basket, zumba, tinju, dan puncaknya lomba lari 10 Kilo libatkan ribuan peserta pada Sabtu,” ujar Pelealu.

Seperti pantauan media ini, panjat dinding dimulai sekira pukul 20.30 Wita di God Bless Park Manado dan saat ini masih berlangsung. Untuk diketahui, besoknya diadakan beberapa lomba sampai acara puncak hari ini Sabtu (28/11/2015). (Tim Redaksi)

iklan1