Tag: Youla Lariwa Mantik

Perjuangkan Kepentingan Perempuan, Youla Lariwa Mantik Berjuang di Minahasa

Youla Lariwa Mantik foto bersama aktivis adat Minahasa (Foto Suluttoday.com)

MANADO, Suluttoday.com – Sosok Youla Lariwa Mantik (YLM) sebagai perempuan yang mengembangkan karirnya di depan publik, apalagi YLM dikenal berkomitmen mewujudkan pembangunan. Diakuinya, pembangunan bukanlah sesuatu hal yang instan, tapi berkelanjutan. YLM begitu Youla akrab disapa, mengakui bahwa tidak ada perjuangan maka tidak akan ada kemajuan. Saat diwawancarai, YLM menyampaikan kerinduannya dalam memperjuangkan aspirasi kaum perempuan.

”Perempuan adalah pahlawan di keluarga, sosok yang kuat dan penuh kesabaran, sehingga demikian penting hak-hak perempuan serta aspirasi di perhatikan pemimpin Kabupaten Minahasa kedepannya. Saya berkomitmen mengemban tanggungjawab itu, karena bagi saya perempuan Minahasa adalah perempuan yang penuh kesabaran, yang juga berjiwa ksatria layaknya pasukan Minahasa penari kabasaran,” ujar YLM, Selasa (26/9/2017) saat diwawancarai melalui WhatsApp.

Lanjut disampaikan YLM posisi perempuan Minahasa harusnya diberikan ruang, diberlakukan setara didepan publik dengan laki-laki. YLM begitu optimis bila eksistensi perempuan diberi ruang, maka perkembangan dan kemajuan pembangunan di Minahasa mengalami peningkatan pesat, YLM juga menghimbau agar perempuan Minahasa tidak salah memberikan pilihannya kepada figur yang akan memimpin Minahasa di tahun 2018 kedepannya.

”Begitu pentingnya posisi perempuan saya sesungguhnya sangat anti terhadap kebijakan pemerintah yang diskriminatif terhadap perempuan, untuk kepentingan publik keberadaan perempuan jangan dinomor duakan. Kita harus mendorong kebijakan yang sifatnya adil terhadap perempuan, setara dengan laki-laki untuk peran publik. Iya, saya juga mengajak dan menghimbau kaum perempuan Minahasa tidak salah memilih pemimpinnya kedepan,” tutur YLM menutup. (Amas)

3 Nama Mengkristal di Pilkada MINAHASA, YLM Lebih Dinantikan Warga

YLM, IvanSa dan JWS (Foto Ist)

MINAHASA, Suluttoday.com – Tensi politik di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Minahasa mulai terasa. Bahkan, telah mencuat 3 (tiga) nama yang hangat dibicarakan oleh masyarakat dan kalangan akademisi yaitu Jantje Wowiling Sajow (JWS), Ivan Sarundjang (IvanSa) dan Youla Lariwa Mantik (YLM) satu-satunya perempuan dari tiga nama ini.

Dari ketiga nama tersebut, yang santer dan dielu-elukkan warga yaitu YLM yang disebut sebagai sosok wanita berprofesi. YLM sebagaimana diketahui, mempunyai komitmen mulia membangun Minahasa, YLM sempat bernazar waktu susah dulu, ingin merubah Minahasa seperti dirinya sukses di perantauan.

“Bagi saya, mohon maaf kabupaten Minahasa belum terlihat kemajuan pembangunan selama lima belas tahun terakhir ini yang dipimpin laki-laki, kita berikan kesempatan perempuan untuk memimpin,” tutur Jefri Manorek warga Sonder, Senin (18/9/2017).

Jefri juga menjelaskan, kelebihan perempuan adalah konsisten dalam perencanaan program.

“Jangan jau-jau mengambil contoh karakter perempuan pada umumnya, lihat jo pa torang punya istri, kalau dia so susun itu program di dalam rumah tangga, jangan brani torang laki mo rubah, jelas dorang mangamu, lebih baik iko akang jangan dapa sondo hehehehe,” ujar Jefri sambil tertawa.

Tanggapan positif juga disampaikan DR. Maxi Egeten, salah satu akademisi Universitas Sam Ratulangi Manado. Dikatakan Egetan bahwa untuk Pilkada Minahasa tiga nama bakal calon itu, mempunyai kans menang dalam pertarungan 2018, tinggal melihat siapa yang mempunyai visi misi yang jelas dan mempunyai finansial.

”Saya melihat Youla punya peluang besar untuk memimpin Minahasa apa lagi dia punya visi misi menyentu langsung ke masyarakat dan ditopang juga dengan finansial cukup besar,” ucap Maxi Egetan.

Tidka hanya itu, akademisi yang dikenal murah senyum dan memiliki banyak relasi ini juga membandingnya figur-figur perempuan yang pernah berkompetisi di Mitra, sehingga demikian Egetan menyampaikan pemikirannya bahwa peluang tersebut dapat diraih YLM.

“Kita bisa melihat dulu waktu Kabupaten Mitra T2 seorang perempuan yang tidak diperhitungkan, bisa menjadi bupati. Apalagi Youla sudah dikenal oleh kalangan masyarakat dan matang di organisasi ditambahkan juga dengan finansial yang cukup besar, apa lagi programnya dia nanti menyentu langsung ke masyarakat,” ujar Egetan. (*/Amas)

Dikenal Konsisten, Youla Jebolan FH Unsrat Ini Bernazar Mengabdi untuk Minahasa

Youla Lariwa Mantik (Foto Ist)

MINAHASA, Suluttoday.com – Semangat juang yang tinggi menjadi prinsip, serta berpegang pada falsafah Si Tou Timou Tumou Tou atau Manusia Hidup Untuk Memanusiakan Orang Lain, menjadikan Youla Lariwa Mantik (YLM) sebagai sosok wanita kelahiran Tondano Kabupaten Minahasa yang berkarakter dan pedulia. YLM memang selalu risih ketika melihat kondisi masyarakat yang masih jauh dari akses pemeritahan dan hidup dibawa garis kemiskinan.

Mewujudkan tekadnya, YLM merantau dengan satu Nazar kembali dengan kesuksesan untuk merubah daerahnya menjadi lebih baik. YLM juga pernah berjanji kepada orang tuanya ingin merantau keluar daerah untuk merubah nasib karena tekanan hidup pas-pasan di kampung halaman. Dengan niat dan semangatnya, YLM selesaikan studi S1 Fakultas Hukum di Universitas Sam Ratulangi Manado, Ia langsung berangkat ke Jakarta beradu nasib dengan kerasnya ibukota.

“Saya harus merantau keluar daerah, karena keluarga kami hanya pas-pasan, waktu saya keluar dari rumah dan berangkat ke Jakarta di hadapan ke dua orang tua, saya berjanji tidak mencintai kampung sebelum sukses di rantau,” kata Youla saat diwawancarai wartawan, Sabtu (16/9/2017).

Selanjutnya, ketika di singgung bahwa dirinya masuk dalam bursa pencalon Bupati di Kabupaten Minahasa, YLM pun langsung menjawab secara spontanitas.

“Sekarang saya menagi janji saya kepada diri saya sendiri, dulukan waktu mau merantau saya bernasar bahwa tidak mencintai kampung kalau belum berhasil, sekarang saya sudah mencintai daerah ini karena saya sudah sukses di rantau. Saya ingin Minahasa berubah seperti perubahan diri saya sendiri dan saya selalu mengandalkan Tuhan, tanpa Tuhan kita tidak seperti ini,” ujar pengusaha sukses ini.

Seperti diketahui, dalam pemberitan sebelumnya YLM banyak mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, akademisi, pegiat LSM, aktivis pemuda, dan masyarakat kalangan menengah ke bawa.(*/Amas)

Pengamat Tegaskan Sudah layak Minahasa Dipimpin Seorang Perempuan

DR Ralfie Pinasang, SH.,MH (Foto Ist)

MANADO, Suluttoday.com – Dinamika politik di Kabupaten Minahasa Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berjalan begitu terasa dengan memunculkan figur-figur luar biasa dalam bursa calon Bupati Minahasa tentunya. Berbagai pihak ikut angkat bicara, diantaranya para akademisi. Ada yang menyebutkan selayaknya Minahasa dipimpin oleh perempuan yang berani memiliki terobosan dalam membangun.

“Karena perlu diketahui, Kabupaten Minahasa adalah Kabupaten tertua, maka pemimpin harus berani. Saya melihat pembangunan Minahasa sampai sejauh ini belum signifikan,” ujar DR Ralfie Pinasang SH MH, akademisi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).

Lanjut disampaikan Pinasang yang memiliki pandangan bahwa perempuan konsisten dalam membangun daerah. Karena ucapan dalam visi misinya pasti dijalani sesuai janji yang diucapkan dihadapan publik.

Ditambahkannya lagi dengan memaparkan sejumlah contoh perkembangan beberapa Kabupaten lainnya seperti Minahasa Tenggara (Mitra), Minahasa Selatan (Minsel) dan Minahasa Utara (Minut) sebagai daerah pemekaran maju dipimpin perempuan. Namun yang perlu diingat pariwisatanya harus lebih maju.

“Iya, kan begitu sudah layak Minahasa dipimpin seorang perempuan,” kata Pinasang yang juga pengamat hukum dan pemerintahan ini.

Selanjutnya, pada bagian yang lain ada dua nama perempuan bakal calon bupati Minahasa yaitu Youla Lariwa Mantik (YLM) dan Imelda Novita Rewa (INR) yang siap maju.

Walau begitu, hanya YLM yang mengatakan sikap untuk bertarung sebagai papan satu di iven Pilkada 2018 nanti, sedangkan INR disiapkan sebagai papan dua. Tokoh masyarakat Minahasa, Opit Lasut menilai YLM pantas memimpin Kabupaten Minahasa ke arah yang lebih baik.

“Publik sudah tau sosok YLM memiliki pengalaman dalam bidang hukum dan juga seorang pengusaha sukses yang berjiwa enterpreneur. YLM memiliki jaringan sampai ke luar negeri. YLM berbeda dengan Imelda Novita Rewah yang memiliki kapasitas sebagai politisi,” tutur Lasut.(*/Amas)

Sosok Perempuan yang Dinantikan, Kader Golkar Pasangkan YLM-JAK

YLM dan JAK (Foto Ist)

MINAHASA, Suluttoday.com – Makin meningkatnya tensi politik di Kabupaten Minahasa memunculkan sejumlah figur alternatif yang dinantikan masyarakat. Kalangan masyarakat pun sepertinya memperhatikan siapa figur yang perlu mereka dorong, salah satu diantaranya bakal calon Bupati Kabupaten Minahasa Youla Lariwa Mantik (YLM) dan James Arthur Kojongian (JAK).

Sumber dari DPP Partai Glkar mengatakan, pasangan YLM-JAK dalam waktu dekat ini kami akan mengeluarkan SK penetapan calon bupati dan wakil bupati.

“Ada beberapa penilaian dari kami bahwa pasangan YLM-JAK bisa mengungguli Pilkada 2018 di Minahasa,”kata Sumber DPP, Jumat 8/09/2017 di kantor DPP Golkar Slipi, Jalan Angrek Neni Murni, Jakarta.

Dikatakannya lagi, masyarakat sudah melihat kesiapan pasangan ini sangat memungkinkan mulai dari strategi pemenangan.

“Apa lagi kesiapan YLM sudah masuk dalam kriteria, elektabilitas YLM semakin naik karena hanya satu satunya perempuan calon bupati minahasa yang punya persiapan matang,” ujarnya.

Sejumlah akar rumput partai Golkar Minahasa mengharapkan calon Kepala Daerah dari perempuan diberikan kesempatan untuk memimpin Kabupaten Minahasa.

YLM-JAK (Foto Ist)

“Sebetulnya lebih baik Bupati minahasa untuk 2018 perempuan, kan ada dua calon bupati perempuan dari golkar, tapi yang satu calon bupati, kalau nda salah Ibu Youla Lariwa Mantik kita sering lihat dia sosialisasi terus sampai di desa-desa,” tutur Eva Rumagit warga Desa Sea , Kecamatan Pineleng.

Sementara itu, ditempat terpisah Nelly Paat  pedagang pasar Kecamatan Kawangkoan menyampaikan bahwa masyarakat merindukan sosok Kepala Daerah dari representasi perempuan. Karena proses regenarasi untuk posisi dan peran perempuan Minahasa dikatannya sangat diperluan.

“So pastiu dengan bupati laki laki, buktinya selama pemimpin minahasa laki laki tidak ada perubahan, kasih kesempatan dulu untuk perempuan pimpin minahasa, sudah saatnya torang sama sama perempuan mengangkat perempuan,” ujar Nelly.(*/Amas)

iklan1